Rano Karno: Jakarta Harus Jadi Tempat Masyarakat Bebas Berdiskusi Tanpa Rasa Takut
Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:00 WIB
loading...
Wagub DKI Jakarta Rano Karno menegaskan Jakarta harus menjadi kota yang menjamin kebebasan masyarakat untuk berkumpul, berpendapat, dan berdiskusi tanpa rasa takut. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno menegaskan Jakarta harus menjadi kota yang menjamin kebebasan masyarakat untuk berkumpul, berpendapat, dan berdiskusi tanpa rasa takut. Menurut dia, ruang-ruang publik harus tetap terbuka sebagai wadah bertukar gagasan secara ilmiah dan kritis.
"Jakarta harus tetap menjadi kota tempat masyarakat bebas berkumpul, berpendapat, dan berdiskusi tanpa rasa takut," ujar Rano Karno saat menghadiri kuliah umum di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (18/7/2026).
Karena itu, kata Rano, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung berkomitmen menjaga kebebasan tersebut. Menurutnya, Taman Ismail Marzuki, kampus, maupun ruang publik lainnya harus tetap menjadi tempat berlangsungnya forum-forum diskusi ilmiah dan kritis.
Baca juga: Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
"Taman Ismail Marzuki, kampus-kampus, serta ruang publik lainnya harus selalu terbuka bagi forum-forum diskusi ilmiah dan kritis," tambah Rano Karno.
Rano juga menegaskan setiap kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta disusun dengan berpijak pada nilai-nilai yang hidup di masyarakat. Menurutnya, arah pembangunan harus mampu mengakomodasi kebutuhan warga, mulai dari akses pendidikan, lapangan pekerjaan, hingga hunian yang layak.
Ia menyinggung karakter budaya populer Si Doel yang menurutnya bukan sekadar hiburan. Bagi Rano, tokoh tersebut merepresentasikan perjuangan masyarakat menghadapi tantangan modernisasi, penataan kota, dan pemenuhan kebutuhan hunian.
"Jakarta harus tetap menjadi kota tempat masyarakat bebas berkumpul, berpendapat, dan berdiskusi tanpa rasa takut," ujar Rano Karno saat menghadiri kuliah umum di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (18/7/2026).
Karena itu, kata Rano, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung berkomitmen menjaga kebebasan tersebut. Menurutnya, Taman Ismail Marzuki, kampus, maupun ruang publik lainnya harus tetap menjadi tempat berlangsungnya forum-forum diskusi ilmiah dan kritis.
Baca juga: Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
"Taman Ismail Marzuki, kampus-kampus, serta ruang publik lainnya harus selalu terbuka bagi forum-forum diskusi ilmiah dan kritis," tambah Rano Karno.
Rano juga menegaskan setiap kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta disusun dengan berpijak pada nilai-nilai yang hidup di masyarakat. Menurutnya, arah pembangunan harus mampu mengakomodasi kebutuhan warga, mulai dari akses pendidikan, lapangan pekerjaan, hingga hunian yang layak.
Ia menyinggung karakter budaya populer Si Doel yang menurutnya bukan sekadar hiburan. Bagi Rano, tokoh tersebut merepresentasikan perjuangan masyarakat menghadapi tantangan modernisasi, penataan kota, dan pemenuhan kebutuhan hunian.
Lihat Juga :