Miliki 6 Laboratorium, Jateng Siap Lawan COVID-19

Jum'at, 17 April 2020 - 01:15 WIB
loading...
Miliki 6 Laboratorium,...
FOTO/SINDOnews/Ilustrasi
A A A
SEMARANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) semakin siap melawan penyebaran virus corona (COVID-19) seiring dengan bertambahnya laboratorium pemeriksaan swab.

Kini, di Jateng ada 6 laboratorium pemeriksaan swab COVID-19 yang sudah beroperasi. Dengan bertambahnya jumlah laboratorium itu, maka hasil pemeriksaan pasien bisa segera diketahui sehingga akan lebih cepat ditangani.

Laboratorium itu di antaranya berada di RSUP dr Kariadi, Rumah Sakit Nasional Diponegoro, Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jateng di Semarang, Balai Besar Litbang Vektor dan Reservoir Penyakit (B2P2VRP) Salatig, RS Moewardi, dan di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. (Baca juga: Tradisi Dugderan di Tengah Corona, Begini Konsepnya)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong pemerintah pusat melakukan percepatan distribusi primer atau zat aktif penanda keberadaan virus laboratorium. Untuk mengantisipasi lonjakan kasus, Ganjar juga minta akses pembelian zat tersebut.

Distribusi primer saat ini hanya disesuaikan dengan jumlah laboratorium dan jumlah kasus. Padahal, primer sangat dibutuhkan untuk mempercepat hasil tes PCR (polymerase chain reaction), yang biasanya keluar dalam jangka waktu 2-3 hari kini menjadi hanya beberapa jam.

"Targetnya, kita mempermudah dan mempercepat pemeriksaan swab itu, jadi hasilnya cepat diketahui. Kalau kurang sih enggak tapi perlu percepatan distribusi dari pusat. Karena dengan adanya penambahan laboratorium itu pasti ada peningkatan kuantitas," kata Ganjar, Kamis (16/4/2020).

Untuk distribusi, Ganjar menjelaskan, primer dikirim oleh Kementerian Kesehatan dan langsung ditujukan ke masing-masing laboratorium, tanpa melalui Gugus Tugas atau pemerintah daerah. Dia berharap ketika terjadi lonjakan kasus, ada akses pemerintah daerah untuk pengadaan zat tersebut.

"Sekarang saya minta agar pusat segera mengirim itu. Kalau tidak, saya minta ditunjukkan saja itu belinya di mana agar kami beli sendiri. Itu yang akan kita penuhi," tandasnya.

Sampai saat ini, lanjut Ganjar, untuk stok zat primer di Jawa Tengah masih terkover. Namun, jika situasinya terus naik, maka harus sudah ada persiapan. Dia mengaku telah jauh-jauh hari menyampaikan ke Menteri Kesehatan terkait hal tersebut.

"Karena jauh-jauh hari ini sudah saya sampaikan ke Menteri Kesehatan. Dijawab karena untuk membeli alat ini hanya bergantung satu negara, maka kini sedang berusaha mencari negara lain," katanya.
(nbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Asyik, Terbang Liburan...
Asyik, Terbang Liburan ke Bali Tidak Pakai Swab PCR dan Antigen
Gelar Halalbihalal,...
Gelar Halalbihalal, 1.243 Personel Polda Jateng Jalani Tes Swab
Guru dan Murid Positif...
Guru dan Murid Positif COVID-19, 2 Sekolah di Cimahi Terpaksa Ditutup
Kasus Omicron Bermunculan,...
Kasus Omicron Bermunculan, Khofifah Minta Kemenkes Tambah Laboratorium di Jatim
Gandeng KlinikGo, Ultima...
Gandeng KlinikGo, Ultima Swab Buka Layanan Test COVID-19 Drive Thru di Surabaya
Ingat! Jika Ada Dua...
Ingat! Jika Ada Dua Orang Positif, Kampung Harus Lockdown dan Seluruh Warga Wajib Swab
Gubernur Jateng dan...
Gubernur Jateng dan Kapolri Tinjau Persiapan Arus Mudik Lebaran
Mengharukan, Warga Berlinang...
Mengharukan, Warga Berlinang Air Mata Lihat Ganjar Berpamitan
Ganjar Pamit kepada...
Ganjar Pamit kepada Warga dalam Upacara HUT ke-78 Jateng
Rekomendasi
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
Kolaborasi Generasi...
Kolaborasi Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved