Pendakian ke Gunung Semeru Ditutup Hingga Tahun Depan, 4.736 Orang Batal Mendaki
Rabu, 30 Desember 2020 - 12:56 WIB
loading...
Jalur pendakian ke Gunung Semeru, ditutup hingga 31 Maret 2021 akibat kondisi cuaca buruk. Foto/Dok.SINDOnews/Yuswantoro
A
A
A
MALANG - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), menutup total jalur pendakian ke Gunung Semeru . Hal ini dilakukan, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca ekstrim yang dikawatirkan akan membahayakan para pendaki.
(Baca juga: Ladang Salak, Padi, dan Sengonnya Dikubur Muntahan Lava Pijar Semeru, Sumarto: Semua Habis )
Penutupan jalur pendakian ke Gunung Semeru ini disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Balai Besar TNBTS, Agus Budi Santoso melalui surat resmi, yakni Nomor: PG.15/T.8/BIDTEK/BIDTEK.1/KSA/12/2020 tertanggal 30 Desember 2020.
Dalam surat tersebut, juga disebutkan bahwa sebelumnya jalur pendakian ke Gunung Semeru , telah ditutup sejak 29 November 2020, melalui surat Nomor: PG.10/T.8/BIDTEK/BIDTEK.1/KSA/11/2020 tertanggal 29 November 2020, karena adanya peningkatan aktivitas vulkanik di kawah Jonggring Saloko.
(Baca juga: Ladang Salak, Padi, dan Sengonnya Dikubur Muntahan Lava Pijar Semeru, Sumarto: Semua Habis )
Penutupan jalur pendakian ke Gunung Semeru ini disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Balai Besar TNBTS, Agus Budi Santoso melalui surat resmi, yakni Nomor: PG.15/T.8/BIDTEK/BIDTEK.1/KSA/12/2020 tertanggal 30 Desember 2020.
Dalam surat tersebut, juga disebutkan bahwa sebelumnya jalur pendakian ke Gunung Semeru , telah ditutup sejak 29 November 2020, melalui surat Nomor: PG.10/T.8/BIDTEK/BIDTEK.1/KSA/11/2020 tertanggal 29 November 2020, karena adanya peningkatan aktivitas vulkanik di kawah Jonggring Saloko.
Lihat Juga :