Ubah Pola Penyaluran Bansos, Pemprov Jabar Libatkan Perbankan

Rabu, 30 Desember 2020 - 10:41 WIB
loading...
Ubah Pola Penyaluran...
Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
BANDUNG - Pemprov Jawa Barat mengubah pola penyaluran bantuan sosial (bansos) dengan melibatkan perbankan untuk mempercepat penyaluran bansos.

Pola baru tersebut diterapkan dalam penyaluran bansos tahap IV berupa uang tunai Rp100.000. Bansos yang telah disalurkan sejak Rabu (23/12/2020) lalu itu bertujuan untuk menjaga konsumsi rumah tangga warga terdampak pandemi COVID-19.

Ketua Divisi Logistik Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Jabar yang juga Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disindag) Jabar, M Arifin Soendjayana menuturkan, Pemprov Jabar menggandeng sejumlah pihak dalam penyaluran bansos tahap IV itu.

Pihak-pihak yang terlibat, yakni PT Pos, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat (bank bjb), BRI, dan Bank Mandiri. Menurutnya, pola distribusi bansos berbeda di masing-masing pihak tersebut.

Arifin menjelaskan, PT Pos mendistribusikan bansos langsung kepada masing-masing KRTS. Sedangkan BRI menyalurkannya melalui perangkat desa/kelurahan untuk diambil di kantor cabang terdekat untuk kemudian dibagikan oleh pihak desa.

"Sedangkan bank bjb dan Mandiri menyalakan bansos kepada perangkat desa/kelurahan di lokasi yang sudah ditentukan masing-masing desa," jelas Arifin, Selasa (29/12/2020) malam.

Adapun rincian jumlah KRTS masing-masing penyalur, yakni PT Pos sebanyak 1.114.616 KRTS, bank bjb 283.785 KRTS, BRI 479.402 KRTS, dan Bank Mandiri 25.780 KTRS yang tersebar di 5.373 desa dan 626 kecamatan di 27 kabupaten/kota se-Provinsi Jabar.

Arifin menambahkan, per hari ini, Selasa (29/12/2020), pihaknya akan mulai melakukan rekap data penyaluran bansos tahap IV tersebut.

"Dua hari ke depan harus ada pelaporan dan pengembalian uang jika ada bantuan tunai yang tidak tersalurkan," tandasnya.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jabar, Dodo Suhendar menyebutkan, sebanyak 1.903.383 keluarga rumah tangga sasaran (KRTS) di Provinsi Jabar menjadi penerima bansos tahap akhir 2020 ini.

Tidak seperti paket bansos tahap I hingga III yang isinya uang tunai dan bahan pokok, bansos tahap IV ini hanya uang tunai yang nilainya jauh lebih kecil dibandingkan bansos tahap sebelumnya.

Dodo mengakui, pihaknya melakukan penyesuaian dalam bansos tahap IV tersebut, salah satunya besaran nilai bansos menjadi Rp100.000 dalam bentuk uang tunai dan melibatkan perbankan.

"Dengan keterlibatan perbankan, diharapkan dapat mempercepat pendistribusian bansos kepada masyarakat," katanya.

Dodo menjelaskan, dalam pendistribusian, pihaknya juga melibatkan kelurahan/desa. Kelurahan/desa pun dapat mengajak ketua rukun warga (RW) agar pendistribusian bansos tahap IV lebih cepat.

(Baca juga: Yayasan Lentera Qolbu Amanah Santuni 1.000 Yatim di Sukabumi)

Kelurahan/desa dapat mendistribusikan langsung ke rumah warga maupun menggelar pembagian secara terpusat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.

(Baca juga: Evakuasi Kucing yang Jatuh ke Sungai Ciliwung Berlangsung Dramatis)

"Jika pendistribusian dibagikan di kantor kelurahan/desa, pendistribusian bisa per RW dengan jadwal dan meja petugas dapat diperbanyak untuk menghidari kerumunan," ucapnya.

"Sebagai bukti, penerima bansos harus difoto dengan kartu identitas. Jika penerima sakit atau tidak bisa datang ke kantor kelurahan/desa, dapat diwakilkan dengan membawa kartu keluarga," katanya.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PNM Peduli Salurkan...
PNM Peduli Salurkan Bantuan Sosial kepada Guru Honorer SDK Wukur di NTT
Wakil Ketua DPRD Minta...
Wakil Ketua DPRD Minta Pemprov Jabar Antisipasi Kekeringan Ekstrem
Hanta Yuda Rasyid Berikan...
Hanta Yuda Rasyid Berikan Santunan Ramadan kepada 3.000 Driver Ojol
Ramadan 2026, Dua Yayasan...
Ramadan 2026, Dua Yayasan Terima Bantuan Pendidikan dari BRI Insurance
Gelar Tangerang Taxpo,...
Gelar Tangerang Taxpo, Bapenda Permudah Masyarakat Urus Pajak hingga Perbankan
Perkuat Implementasi...
Perkuat Implementasi ESG, LPCK Dorong Keberlanjutan Sosial dan Kepedulian Lingkungan
Mahasiswa MNC University...
Mahasiswa MNC University Pelajari Praktik Layanan Pelanggan Industri Perbankan melalui Company Visit ke Halo BCA
BI Rate Naik, LPS Tetap...
BI Rate Naik, LPS Tetap Tahan Tingkat Bunga Penjaminan 3,5%
Indodax Distribusikan...
Indodax Distribusikan Hewan Kurban ke Lima Titik Wilayah di Aceh
Rekomendasi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Dorong Literasi Finansial...
Dorong Literasi Finansial dan AI, IPOT Jawab Tantangan Makro Gen Z
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved