Malam Tahun Baru 2021, Candi Gedong Songo Semarang Steril Pengunjung

Rabu, 23 Desember 2020 - 17:12 WIB
loading...
Malam Tahun Baru 2021, Candi Gedong Songo Semarang Steril Pengunjung
Suasana objek wisata Candi Gedong Songo, Bandungan, Kabupaten Semarang. Foto/Ist
A A A
SEMARANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang menutup sementara objek wisata Candi Gedong Songo , Bandungan pada 31 Desember 2020 sejak pukul 17.00 WIB. Objek wisata peninggalan leluhur tersebut dibuka kembali untuk umum pada 1 Januari 2021 pukul 07.00 WIB.

(Baca juga: Tangkal COVID-19, Polda Jateng: Kerumunan Lebih dari 50 Orang Kita Bubarkan)

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Dewi Pramuningsih menjelaskan, penutupan Candi Gedong Songo dilakukan untuk mencegah adanya kerumunan massa di destinasi wisata tersebut saat malam pergantian tahun nanti dan menekan kurva angka Kasus COVID-19 di Kabupaten Semarang. "Itu salah satu upaya untuk mencegah penularan COVID-19 dan munculnya klaster baru," kata Dewi saat dihubungi SINDOnews, Rabu (23/12/2020).

(Baca juga: Risma Resmi Dilantik Jadi Mensos, Karangan Bunga Berdatangan ke Kediaman)

Malam Tahun Baru 2021, Candi Gedong Songo Semarang Steril Pengunjung

Menurut Dewi, pada 1Januari 2021 pukul 07.00 WIB, Candi Gedong Songo sudah dibuka kembali. Namun akan diterapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat dan pembatasan jumlah pengunjung. "Jumlah pengunjung akan dibatasi maksimal 50 persen dari rata-rata jumlah pengunjung. Pengunjung juga wajib memakai masker," terangnya.

Pada hari biasa, pengunjung Candi Gedong Songo mencapai 300 hingga 500 orang. Sedangkan pada akhir pekan atau hari libur bisa mencapai 3.000 orang. Sedangkan jam buka juga dikurangi menjadi pukul 08.00-16.00 WIB dari waktu normal 07.00-18.00 WIB.

Menurut Dewi, selain Candi Gedong Songo, pada momen tahun baru 2021, Dinas Pariwisata juga menutup sementara objek wisata Bukit Cinta, Banyubiru; Museum Palagan, Ambarawa dan Water Park Muncul, Banyubiru. "Objek wisata tersebut tingkat kunjungannya cukup tinggi. Karena itu, pada tahun baru nanti kami tutup sementara waktu guna mencegah munculnya klaster baru COVID-19 di Kabupaten Semarang," ujarnya.
(shf)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1519 seconds (10.55#12.26)