Tasikmalaya Gempar, Geng Motor Brutal Bacok dan Aniaya 2 Warga di Warung
Senin, 21 Desember 2020 - 13:39 WIB
loading...
A
A
A
"Mochammad Tegar datang diantar oleh teman pelaku yang sudah menganiayanya. Andra berniat akan menolong Mochammad Tegar, namun tak berselang lama orang yang mengantarkan Mochammad Tegar datang dengan delapan kawanan geng motor dengan mengendarai empat sepeda motor. Andra yang sedang mengobati Mochammad Tegar, tiba-tiba dibacok oleh kawanan geng motor hingga tak sadarkan diri," tuturnya.
Aksi kebrutalan geng motor ini tak hanya melukai korban, di lokasi kejadian kawanan geng motor tersebut merusak gerobak warung hingga kaca gerobak tersebut pecah. Menurut warga sekitar, pengeroyokan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Tidak banyak warga yang melihat kejadian itu, karena situasi sedang sepi.
(Baca juga: Wisatawan Mulai Berjubel Masuk Bali, 13 Orang Positif COVID-19 )
Kasat Reskrim Polresta Tasikmalaya, AKP Yusuf Ruhiman mengatakan, pasca adanya laporan dari keluarga korban, pihaknya langsung bergerak membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus pembacokan yang dilakukan oleh anggota geng motor tersebut.
"Berdasarkan hasil penyelidikan, identitas para pelaku anggota geng motor yang diduga berjumlah delapan orang sudah kami kantongi. Kami menargetkan dalam waktu dekat para pelaku akan segera ditangkap," tegasnya.
Aksi kebrutalan geng motor ini tak hanya melukai korban, di lokasi kejadian kawanan geng motor tersebut merusak gerobak warung hingga kaca gerobak tersebut pecah. Menurut warga sekitar, pengeroyokan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Tidak banyak warga yang melihat kejadian itu, karena situasi sedang sepi.
(Baca juga: Wisatawan Mulai Berjubel Masuk Bali, 13 Orang Positif COVID-19 )
Kasat Reskrim Polresta Tasikmalaya, AKP Yusuf Ruhiman mengatakan, pasca adanya laporan dari keluarga korban, pihaknya langsung bergerak membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus pembacokan yang dilakukan oleh anggota geng motor tersebut.
"Berdasarkan hasil penyelidikan, identitas para pelaku anggota geng motor yang diduga berjumlah delapan orang sudah kami kantongi. Kami menargetkan dalam waktu dekat para pelaku akan segera ditangkap," tegasnya.
(eyt)
Lihat Juga :