Ricuh Dana BLT di Kota Bima, Polisi Olah TKP dan Amankan Bukti
Rabu, 13 Mei 2020 - 20:14 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, aksi warga pada Selasa kemarin, menyampaikan rasa protesnya atas dugaan nepotisme dan tidak transparansi pihak Kelurahan Sadia terkait data peneriman manfaat BLT dari Kementerian Sosial sebanyak Rp 600 Ribu.
Lantaran lama tak direspon, warga pun mengamuk hingga menyegel dan merusak kantor kelurahan setempat. Tak hanya itu, Kepala Kelurahan Sadia nyaris diamuk massa saat dibawa untuk diamankan oleh polisi menggunakan mobil patroli. (Baca: Protes Bansos, Warga Geruduk Kelurahan dan Nyaris Keroyok Ketua RW).
Menurut warga, dari data 116 orang penerima BLT di kelurahan sadia, 29 di antaranya yang merupakan data cadangan atau tambahan, diduga orang pilihan Lurah yang didata oleh petugas pendataan tanpa melibatkan pihak RT dan RW setempat.
Lantaran lama tak direspon, warga pun mengamuk hingga menyegel dan merusak kantor kelurahan setempat. Tak hanya itu, Kepala Kelurahan Sadia nyaris diamuk massa saat dibawa untuk diamankan oleh polisi menggunakan mobil patroli. (Baca: Protes Bansos, Warga Geruduk Kelurahan dan Nyaris Keroyok Ketua RW).
Menurut warga, dari data 116 orang penerima BLT di kelurahan sadia, 29 di antaranya yang merupakan data cadangan atau tambahan, diduga orang pilihan Lurah yang didata oleh petugas pendataan tanpa melibatkan pihak RT dan RW setempat.
(nag)