Ricuh Dana BLT di Kota Bima, Polisi Olah TKP dan Amankan Bukti

Rabu, 13 Mei 2020 - 20:14 WIB
loading...
Ricuh Dana BLT di Kota...
Polres Bima menggelar olah TKP di Kantor Kelurahan Sadia, Kecamatan Mpunda, Kota Bim, Nusa Tenggara Barat. iNews TV/Edy
A A A
BIMA - Polres Bima menggelar olah TKP di Kantor Kelurahan Sadia, Kecamatan Mpunda, Kota Bim, Nusa Tenggara Barat. Olah TKP digelar pasca pengrusakan dan penyegelan oleh sejumlah warga yang melakukan aksi terkait dugaan kecurangan data dana BLT, Selasa (12/05/2020) kemarin.

Dari olah TKP, polisi melakukan identifikasi di beberapa sudut bangunan yang terlihat mengalami kerusakan seperti, kaca jendela yang pecah akibat dilempar massa, kursi yang patah. Serta mengindetifikasi sejumlah ruangan yang dimana terlihat sejumlah fasilitas kantor mengalami kerusakan.

Menurut keterangan pihak Kepolisian yang terjun ke lokasi, olah TKP dilakukan setelah Kepala Kelurahan Sadia, Abdul Rajak melaporkan secara resmi pada Rabu (13/05/2020), atas pengerusakan kantornya saat aksi anarkis warga terkait BLT.

"Tadi pagi Lurah Sadia langsung melaporkan secara resmi atas pengerusakan kantornya ke Unit Pidum Polres Bima Kota. Atas dasar laporan itu, kita datang melakukan olah TKP," kata seorang penyidik kepolisian di lokasi olah TKP.

Dari hasil olah TKP, terlihat beberapa Barang Bukti diamankan polisi, lalu dibawa ke Kantor Polisi sebagai alat bukti pengerusakan oleh massa. Olah TKP yang berlangsung selama satu jam yakni dari pukul 15.00 hingga 16.00 wita.

Sebelumnya, aksi warga pada Selasa kemarin, menyampaikan rasa protesnya atas dugaan nepotisme dan tidak transparansi pihak Kelurahan Sadia terkait data peneriman manfaat BLT dari Kementerian Sosial sebanyak Rp 600 Ribu.

Lantaran lama tak direspon, warga pun mengamuk hingga menyegel dan merusak kantor kelurahan setempat. Tak hanya itu, Kepala Kelurahan Sadia nyaris diamuk massa saat dibawa untuk diamankan oleh polisi menggunakan mobil patroli. (Baca: Protes Bansos, Warga Geruduk Kelurahan dan Nyaris Keroyok Ketua RW).

Menurut warga, dari data 116 orang penerima BLT di kelurahan sadia, 29 di antaranya yang merupakan data cadangan atau tambahan, diduga orang pilihan Lurah yang didata oleh petugas pendataan tanpa melibatkan pihak RT dan RW setempat.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Berita Terkini
Gudang di Pluit Karang...
Gudang di Pluit Karang Karya Barat Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan
Warga Jakarta Bisa Liburan...
Warga Jakarta Bisa Liburan Gratis ke Ancol Akhir Juni, Kuota Terbatas!
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved