Begini Perjuangan Warga Desa Compang Ndejing untuk Peroleh Air Layak Minum

Jum'at, 18 Desember 2020 - 22:37 WIB
loading...
A A A
"Kami ingin membantu masyarakat Desa Compang Ndejing untuk memenuhi kebutuhan air bersihnya, karena sumbernya sangat besar, hanya saja lokasinya berada di bawah perkampungan sehingga aksesnya sulit. Sangat bersyukur ada teknologi ramah lingkungan yang dapat merealisasikan niat kami," ujar CDP Manager YGNI-Borong, Vincent Paul Nanggor kepada tim Sanspower.

Proses pemasangan pompa air tenaga surya dilakukan tenaga ahli dari Sanspower dibantu warga. Sistem yang dipasang adalah pompa air tenaga surya dengan total daya 4.800 WP. Sistem ini mampu mengangkat air dari Sungai Wae Musur ke bak penampungan masyarakat Desa Compang Ndejing berukuran 37.000 liter dengan ketinggian 100 meter dan jarak 800 meter. Kemudian, air akan didistribusikan ke rumah warga desa menggunakan pipa distribusi dengan total panjang sekitar 4.000 meter. (Baca:Pendukung Habib Rizieq di Palembang Sampaikan 2 Tuntutan ke Polda Sumsel).

"Ini termasuk terobosan yang luar biasa. Biasanya Pompa Air Tenaga Surya digunakan untuk daerah kering, namun kali ini masyarakat Desa Compang Ndejing sangat inovatif mengalirkan sumber air bersih layak minum langsung ke rumah masing-masing," ungkap Board Komisaris Sanspower, Tiyo Avianto.

Setelah semua selesai, tim Sanspower memberi pelatihan terkait operasional, perawatan hingga troubleshooting pada warga. Hal ini bertujuan agar masyarakat Desa semakin mengenal teknologi Pompa Air Tenaga Surya dan dapat merawat sistem yang telah dibangun. "Saya sangat berterima kasih pada pihak Sanspower karena telah membantu merealisasikan inisiatif warga. Sekarang masyarakat Desa Compang Ndejing sudah bisa mengakses air minum bersih sendiri langsung dari rumah masing-masing," kata Vincent.

Masyarakat Desa Compang Ndejing yang awalnya harus bersusah payah mengambil air ke Sungai yang berada jauh di bawah perkampungannya, kini sudah memiliki akses air layak minum langsung dari rumah masing-masing. Selain untuk memenuhi kebutuhan air bersih, air yang dialirkan langsung dari sumber sungai yang mengalir sepanjang tahun ini juga bisa mereka manfaatkan untuk irigasi lahan pertanian mereka. Inisiatif masyarakat Desa Compang Ndejing membuat akses air layak minum telah terwujud dengan difasilitasi kemajuan teknologi ramah lingkungan yang memberikan banyak manfaat.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
PNM Peduli Salurkan...
PNM Peduli Salurkan Bantuan Sosial kepada Guru Honorer SDK Wukur di NTT
Air Bersih dan Sampah...
Air Bersih dan Sampah Ancam Wisata KLU, Legislator Perindo Desak Pembenahan Tiga Gili
Tirta Bhagasasi Bekasi...
Tirta Bhagasasi Bekasi Perketat Akurasi Tagihan Air Bersih
Perumda Air Minum Bekasi...
Perumda Air Minum Bekasi Siapkan Transformasi Besar di 2026
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
Sucofindo dan ABPEDNAS...
Sucofindo dan ABPEDNAS Bangun Sumur Air Bersih di 70 Titik
NHM Peduli dan Warga...
NHM Peduli dan Warga Dusun Kobok Bersama Bangun Fasilitas Air Bersih melalui Sistem Swakelola
Rekomendasi
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved