Terdampak Pandemi, Biaya Pembangunan PLTA Jatigede Diprediksi Membengkak
Jum'at, 18 Desember 2020 - 17:02 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Arie, 80% kegiatan proyek dilakukan di dalam tanah. Pekerja lebih banyak bekerja di ruang sempit seperti menggali tunnel sepanjang ratusan meter. Proses pekerjaan di ruang sempit saat pandemi ini membuat pembangunan tersendat.
(Baca juga: Kemacetan Padalarang Kronis, Pemda KBB Siapkan Jalan Lingkar Selatan)
"Mestinya sekrang progres pembangunan sudah mencapai 86%. Tapi kami tetap optimistis tahun 2021 akan mulai beroperasi. Mungkin di akhir tahunan," jelas dia.
(Baca juga: Libur Nataru, Perhutani Berlakukan Sistem Buka Tutup di Objek Wisata)
Namun, sebagai perbandingan, penggalian headrace tunnel sudah 100 persen selesai. Namun, untuk proses betonisasi baru 25%. Begitupun dengan progres SUTT Jatigede sepanjang 5,7 km baru tercapai 12% dari target 22%.
(Baca juga: Kemacetan Padalarang Kronis, Pemda KBB Siapkan Jalan Lingkar Selatan)
"Mestinya sekrang progres pembangunan sudah mencapai 86%. Tapi kami tetap optimistis tahun 2021 akan mulai beroperasi. Mungkin di akhir tahunan," jelas dia.
(Baca juga: Libur Nataru, Perhutani Berlakukan Sistem Buka Tutup di Objek Wisata)
Namun, sebagai perbandingan, penggalian headrace tunnel sudah 100 persen selesai. Namun, untuk proses betonisasi baru 25%. Begitupun dengan progres SUTT Jatigede sepanjang 5,7 km baru tercapai 12% dari target 22%.
(boy)
Lihat Juga :