Istri Tahanan Tewas Positif Corona, Polres Bukittinggi Diisolasi
Minggu, 12 April 2020 - 21:56 WIB
loading...
A
A
A
Rapid test untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 juga dilakukan terhadap warga dan tetangga yang kontak fisik dengan korban MS. Ketua RW 2 Tangah Sawah Yus Edi Datuak Basa menyebutkan, 6 hari seusai penangkapan, istri tersangka berinisial MS (34) yang diketahui juga tengah hamil 8 bulan mengalami panas, demam, dan mengalami kejang di rumah.
Tetangga dan warga membawa MS ke RS Yarsi dalam kondisi pingsan. Karena kondisinya tak kunjung membaik, MS dirujuk ke RS M Djamil di Kota Padang dan akhirnya meninggal dunia. MS terkonfirmasi positif COVID-19.
“Istri dari SS yang tersangka narkoba meninggal setelah dibawa ke rumah sakit pada hari Rabu (8/4/2020). Setelah meninggal keluar hasilnya Rabu sore positif COVID-19,” ungkap Yus Edi.
Setelah mengetahui korban meninggal positif corona, warga dan polisi yang kontak dengan korban MS dan suaminya, cemas karena tidak menyangka ada warga yang terinfeksi corona. Apalagi saat kontak fisik dengan korban, warga dan polisi tidak menggunakan alat pelindung diri dan tidak menjaga jarak. (nbs)
Tetangga dan warga membawa MS ke RS Yarsi dalam kondisi pingsan. Karena kondisinya tak kunjung membaik, MS dirujuk ke RS M Djamil di Kota Padang dan akhirnya meninggal dunia. MS terkonfirmasi positif COVID-19.
“Istri dari SS yang tersangka narkoba meninggal setelah dibawa ke rumah sakit pada hari Rabu (8/4/2020). Setelah meninggal keluar hasilnya Rabu sore positif COVID-19,” ungkap Yus Edi.
Setelah mengetahui korban meninggal positif corona, warga dan polisi yang kontak dengan korban MS dan suaminya, cemas karena tidak menyangka ada warga yang terinfeksi corona. Apalagi saat kontak fisik dengan korban, warga dan polisi tidak menggunakan alat pelindung diri dan tidak menjaga jarak. (nbs)
(sun)
Lihat Juga :