Ibu Hamil Ditolak Sejumlah RS hingga Meninggal, Begini Penjelasan RS Bulukumba

Minggu, 13 Desember 2020 - 17:57 WIB
loading...
Ibu Hamil Ditolak Sejumlah...
Konferensi pers yang digelar RSUD Sultan Daeng Radja menganggapi kasus kematian ibu hamil yang diduga ditolak sejumlah rumah sakit. Foto: SINDOnews/Eky Hendrawan
A A A
BULUKUMBA - Manajemen RSUD Sultan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba ikut angkat bicara terkait ibu hamil yang meninggal, setelah tak mendapat perawatan karena diduga ditolak sejumlah rumah sakit, termasuk di Kota Makassar.

Kasus kematian ibu hamil berinisial H ini terjadi pada Rabu 9 Desember pekan lalu. H sendiri, merupakan warga Kabupaten Bulukumba.

Dalam sesi konferensi pers yang digelar manajemen RSUD Sultan Daeng Radja , dijelaskan bahwa sebelum dirujuk ke RS luar Bulukumba, H sebelumnya mendapat perawatan di puskesmas Bontobangun, Kecamatan Rilau Ale, Bulukumba.

Baca juga: Ditolak 5 RS di Makassar, Ibu Hamil Asal Bulukumba Meninggal bersama Bayinya

"Ibu ini kondisinya sedang mengalami kegawatdaruratan masuk di puskesmas Bontobangun. Puskesmas tetap memberikan pelayanan dan tetap berkomunikasi dengan rumah sakit Bulukumba ,” kata Kepala Dinas Kesehatan, dr Wahyuni dalam konferensi pers, Minggu (13/12/2020).

Hanya saja, H kata Wahyuni tidak dapat ditangani di RSUD Sultan Daeng Radja , gara-gara petugas medis di kamar operasi positif Covid-19 .

“Sementara saat itu kondisi di rumah sakit ada petugas di kamar operasi yang terkonfirmasi positif Covid-19 , sehingga pada hari itu pelayanan kamar operasi ditutup sementara sambil menunggu disterilkan,” jelasnya.

Baca juga: Pemkab Siapkan Sarana Penunjang Pemulihan Ekonomi Bulukumba

H, lanjut Wahyuni lalu dibawa ke rumah sakit Bantaeng. Namun, saat itu Bantaeng juga kondisinya pasien penuh, sehingga pihak puskesmas merujuk H yang akan segera melahirkan ke Kota Makassar.

“Kami terbatas hanya sampai ke Bantaeng. Untuk di Makassar kami tidak tahu menahu lagi. Kejadian ini kan kasusnya emergency dan tidak membutuhkan sistem rujukan terpadu (Sisrud),” urai Direktur RSUD Bulukumba , dr Rizal.

Menurutnya, Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel punya kewenangan untuk menindaklanjuti dugaan penolakan rumah sakit terhadap H.

Baca juga: Jumlah Pasien Covid-19 Bantaeng Meningkat, Warga Diminta Patuhi Prokes

Sebelumnya ramai diberitakan, H yang hendak melahirkan meninggal dunia di Kota Makassar usai tak mendapat penanganan dari sejumlah rumah sakit. Rumah sakit yang dimaksud, sesuai keterangan kerabat H yakni, RS Labuang Baji, RS Kartini, RS Ananda, dan RS Pelamonia.

Sesampainya di RSUP Wahidin , H sempat mendapat perawatan medis namun nyawanya tak tertolong.

“Pukul 17.28 Wita ke RS Labuang Baji tapi ditolak karena tidak ada hasil rapid test. Pukul 18.22 Wita di RS Kartini, tidak ada ICU. Pukul 19.00 Wita di RS Ananda, ruang ICU sedang disterilkan,” jelas kerabat pasien, Faisal.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ibu Hamil dan Bayinya...
Ibu Hamil dan Bayinya Meninggal Ditolak RS di Papua, DPD RI Desak Kemenkes Bertindak
Pilu Ibu Hamil dan Bayinya...
Pilu Ibu Hamil dan Bayinya Meninggal Usai Ditolak RSUD Subang, Menkes Turun Tangan
Tangis Pecah di Tanjung...
Tangis Pecah di Tanjung Jabung Timur, Ibu Hamil Tewas di Ambulans Gara-gara Terjebak Jalan Rusak
Tangis Pecah di Gresik,...
Tangis Pecah di Gresik, Fahrudin Meninggal Akibat Kelelahan Urus Jenazah Istrinya
Istrinya yang Hamil...
Istrinya yang Hamil 7 Bulan Meninggal, Suami di Bangkalan Ini Mengamuk di Rumah Sakit
Tangis Pecah di Tasikmalaya,...
Tangis Pecah di Tasikmalaya, Ibu Hamil 8 Bulan Tewas Tenggelam Saat Mencuci Pakaian
KSP Minta Dinkes Subang...
KSP Minta Dinkes Subang Audit Kasus Ibu Hamil Meninggal Setelah Ditolak RSUD
Memilukan! Tak Ada Akses...
Memilukan! Tak Ada Akses Jalan, Ibu Hamil di Pinrang Ditandu 7 km
Andi Utta Harap RSUD...
Andi Utta Harap RSUD Sultan Daeng Radja Bisa Tingkatkan Pelayanan
Rekomendasi
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps. 6: Konflik Memuncak! Jaka Jual Aset Mertua, Rumah Tangga Mila di Ujung Tanduk
5 Peserta Meninggal...
5 Peserta Meninggal Dunia, Kemhan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Berita Terkini
Bahas Kemajuan Desa...
Bahas Kemajuan Desa Nifasi Papua Tengah, Forum Diskusi Publik Digelar di Jaksel
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Skarbu Bikin Bundaran...
Skarbu Bikin Bundaran HI Bergelora, Jak Mania Kompak Nyanyikan Persija Ale
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
Jalan Jenderal Sudirman...
Jalan Jenderal Sudirman Ditutup Jelang Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Titik Kantong Parkirnya
Infografis
5 Ikan yang Baik untuk...
5 Ikan yang Baik untuk Ibu Hamil, Kaya akan Omega-3
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved