Publik Harapkan Data yang Disampaikan Gubernur DKI Adalah Data Valid
Rabu, 13 Mei 2020 - 06:37 WIB
loading...
A
A
A
Ia lalu mengasumsikan seluruh kematian tersebut akibat covid-19. Berdasarkan angka tersebut, jika dihitung dengan case fatality rate (CFR/tingkat kematian) antara 5-10 persen, kasus covid-19 sebenarnya di Jakarta mencapai 40-80 ribu kasus.
Menurut Hasnaeni, masih terdapat kelemahan-kelemahan dari data yang disampaikan Anies. Sebab ada kesimpulan yang menduga-duga bahwa seluruh kasus kematian di DKI merupakan akibat corona.
"Bicara kan harus ada bukti tertulis danotentik, nggak bisa hanya menduga-duga atau asumsi," jelasnya.
Hasnaeni menilai, Anies memiliki kewenangan yang luas di Jakarta. Ia juga mampu membuat kebijakan tersendiri dalam penanganan corona di DKI dan memiliki bekal anggaran yang tak sedikit.
Artinya, kata Hasnaeni seharusnya tidak ada alasan Anies mengeluhkan kondisi penanganan atau penyebaran corona, mengingat berbagai sumber daya yang dimiliki.
Menurut Hasnaeni, masih terdapat kelemahan-kelemahan dari data yang disampaikan Anies. Sebab ada kesimpulan yang menduga-duga bahwa seluruh kasus kematian di DKI merupakan akibat corona.
"Bicara kan harus ada bukti tertulis danotentik, nggak bisa hanya menduga-duga atau asumsi," jelasnya.
Hasnaeni menilai, Anies memiliki kewenangan yang luas di Jakarta. Ia juga mampu membuat kebijakan tersendiri dalam penanganan corona di DKI dan memiliki bekal anggaran yang tak sedikit.
Artinya, kata Hasnaeni seharusnya tidak ada alasan Anies mengeluhkan kondisi penanganan atau penyebaran corona, mengingat berbagai sumber daya yang dimiliki.
(vit)
Lihat Juga :