Polisi Akan Bubarkan Kerumunan Pendukung Paslon yang Rayakan Kemenangan

Rabu, 09 Desember 2020 - 19:54 WIB
loading...
Polisi Akan Bubarkan...
Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel), Irjen Pol Merdisyam. Foto: SINDOnews/Faisal Mustafa
A A A
MAKASSAR - Kapolda Sulsel , Irjen Pol Merdisyam mengingatkan para pasangan calon (paslon) kepala daerah agar tidak merayakan kemenangan hasil dari hitung cepat atau quick count, sebab itu akan memicu pelanggaran kesehatan.

Orang nomor satu di Korps Bhayangkara Sulsel ini menyampaikan hal itu usai meninjau proses pemungutan suara di beberapa tempat pemungutan suara (TPS) di Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Rabu (9/12/2020) siang.

Baca juga: 212 Warga Binaan Lapas Narkotika Sungguminasa Gunakan Hak Pilih

Merdisyam meminta, baik paslon maupun pendukung bersabar menunggu hasil resmi yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) . Tentu dengan catatan tetap memperhatikan protokol kesehatan COVID-19 .

"Karena perhitungan resmi itu nanti dari KPU, bukan dari hitung cepat. Kami ingin dan meminta semua pihak, jangan ada yang bereuforia dengan hasil perhitungan sementara," tegas dia.

Jenderal bintang dua ini mengaku, kepolisian tidak segan mengambil langkah-langkah tegas jika nantinya ada paslon yang masih kekeh merayakan kemenangan di daerah pemilihan masing-masing.

"Ingat, kita masih dalam situasi pandemi . Tentu kita berharap kesadaran masyarakat dan para paslon serta pendukung. Kalau ada kita temukan kita tindak," ungkap Merdisyam.

Baca juga: Unggul Quick Count, Indah Putri Indriani: Ini Kemenangan Kita

Dia menyebutkan dari pendataan internalnya, terdapat 9.798 TPS pilkada di 12 Kabupaten dan kota di Sulsel. Merdisyam berkomitmen untuk menjaga situasi kondusif kontestasi politik lima tahunan ini.

Merdisyam menilai ada tiga daerah yang jadi fokus pemantauan, karena dianggap rawan, yakni Makassar, Barru dan Luwu Utara. Olehnya itu sudah ada lebih kurang 11 ribu personel ditambah bantuan 5 satuan setingkat kompi dari Brimob Nusantara disiagakan.

"Sampai sejauh ini ya tensi meningkat memang iya. itu biasa dalam demokrasi, tinggal bagaimana masing-masing pihak berkomitmen menjaga kondusifitas, tidak saling terganggu. Personel baik dari Polri maupun TNI sudah kita sebar, dibantu Forkopimda," paparnya.

Kabid Humas Polda Sulsel , Kombes Pol Ibrahim Tompo menegaskan jika quick count tidak bisa jadi patokan untuk perhitungan.

"Makanya tidak perlu ada euforia. Sebelum KPU menetapkan hasil pasti. Jika memang ditemukan ada kerumunan euforia pasti kita bubarkan," imbuh dia.

Baca juga: Libur Pilkada, Pengunjung Bantimurung Maros Sepi

Senada, Kapolrestabes Makassar , Kombes Pol Witnu Urip Laksana mengatakan kekhawatiran akan penyebaran virus corona jadi hal utama. Pihaknya juga melarang konvoi dan bentuk euforia lain.

"Saat ini keselamatan masyarakat jadi hukum tertinggi. Kalau ada euforia, konvoi di jalan tentu ini akan kita tindak tegas, tidak perlu ada euforia berlebihan," pungkas mantan Direktur Intelkam Polda Sulsel ini.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasat-Kanit Narkoba...
Kasat-Kanit Narkoba Polres Toraja Terjerat Narkoba, Polri: Tak Ada Toleransi
Tim DVI Polri Lakukan...
Tim DVI Polri Lakukan Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500
3 Bos Skincare di Makassar...
3 Bos Skincare di Makassar Akhirnya Ditahan, Mira Hayati Tak Lagi Glamor
Heboh Konten Biaya Masuk...
Heboh Konten Biaya Masuk Akpol 2025, Direktur dan 2 Karyawan Bimbel Ditahan Polisi
Edarkan Kosmetik Mengandung...
Edarkan Kosmetik Mengandung Merkuri, 3 Bos Skincare Makassar Ditahan
MDA-Polda Sulsel Kerja...
MDA-Polda Sulsel Kerja Sama Perkuat Pengamanan dan Penegakan Hukum
Anggota Polda Sulsel...
Anggota Polda Sulsel Diduga Aniaya Mantan Kekasih Bersama Pacar Baru
Diwarnai Aksi Kejar-Kejaran...
Diwarnai Aksi Kejar-Kejaran Residivis Curanmor Ditangkap, Polisi Sempat Lepaskan Tembakan
Diduga Hina Institusi...
Diduga Hina Institusi Polri, Istri Polisi Ditangkap Tim Cyber Crime Polda Sulsel
Rekomendasi
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Disambut Antusias, Jakarta Jadi Kota Terakhir Seleksi
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved