Lawan Corona, Petrokimia Gresik Bantu 20 Daerah di Jatim Rp7,9 Miliar
Selasa, 12 Mei 2020 - 20:31 WIB
loading...
Petrokimia Gresik menggelontorkan dana bantuan kepada berbagai sektor di Jatim yang terkena dampak pandemi virus Corona (COVID)-19 senilai Rp7,9 miliar. Foto/Ist
A
A
A
GRESIK - Petrokimia Gresik menggelontorkan dana bantuan kepada berbagai sektor di Jatim yang terkena dampak pandemi virus Corona ( COVID )-19 senilai Rp7,9 miliar. Dirut Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi menjelaskan sebagai koordinator Satgas Tanggap COVID-19 BUMN Jatim, Petrokimia Gresik telah membagi tugas dan peran kepada seluruh BUMN yang berlokasi atau memiliki kantor perwakilan di Jatim untuk berkontribusi. Salah satunya dengan membantu penyaluran bantuan ke berbagai daerah, serta mendirikan 38 Posko Tanggap COVID-19 di seluruh kabupaten/kota di Jatim.
Hal ini sesuai dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir yang menginstruksikan agar penanganan COVID-19 harus komprehensif menyentuh seluruh sektor dan daerah, mengingat dampak dari pandemi ini telah dirasakan hampir di seluruh sektor di tanah air. (Baca juga: Polda Papua Ungkap Kronologis Pesawat MAF Jatuh ke Danau Sentani)
"Sejak Maret hingga April 2020, Petrokimia Gresik telah menggelontorkan dana Rp7,9 miliar untuk bantuan sektor kesehatan, sosial, ekonomi, keagamaan hingga pertanian di 20 kabupaten dan kota di Jatim. Pendistribusiannya bekerja sama dengan BUMN lain, posko, lembaga sosial, instansi, serta pemerintah daerah, baik kabupaten maupun provinsi,” ujar Rahmad dalam keterangan tertulis, Selasa (12/5/2020). (Baca juga: Jadi Gelandangan di Denpasar, Bule Belarusia Diamankan)
Total bantuan alat Pelindung diri (APD) yang telah disalurkan ke 32 rumah sakit dan puskesmas secara bertahap yaitu 19.493 masker kain, 23.200 surgical mask, 250 masker N95, 5.724 pasang nitril gloves, 3.648 stel baju pelindung, 1.790 safety boots, 1.470 pelindung wajah dan helm, 189 pasang handscoon non steril, 2.320 buah apron plastik, 278 buah goggles, dan 20 unit disinfectant chamber.
Bantuan APD di antaranya disalurkan melalui pemprov Jatim dan diserahkan langsung oleh Dirut Petrokimia Gresik selaku koordinator Satgas bersama Dirut PTPN X dan PT Sier, serta Direktur SDM & Umum PT PAL dan PT Pelindo 3, yang mewakili anggota Satgas, kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi Surabaya beberapa waktu lalu.
Menurut Rahmad, bantuan APD untuk tenaga kesehatan, menjadi sangat penting mengingat kasus positif COVID-19 di Jatim terus meningkat. Sehingga kebutuhan APD pun semakin tinggi. Bahkan, Jatim saat ini termasuk dalam provinsi dengan pasien COVID-19 terbanyak di Indonesia setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat. “Selain APD, kami juga memberikan bantuan obat-obatan sesuai rekomendasi dokter perusahaan,” imbuh Rahmad.
Selanjutnya, untuk meringankan beban masyarakat kecil yang terdampak secara ekonomi, Petrokimia Gresik memberikan bantuan 160 ton beras, 400 kardus mi instan, dan 300 paket sembako untuk masyarakat sekitar perusahaan maupun daerah lainnya seperti Lamongan, Pasuruan, dan Pamekasan.
Hal ini sesuai dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir yang menginstruksikan agar penanganan COVID-19 harus komprehensif menyentuh seluruh sektor dan daerah, mengingat dampak dari pandemi ini telah dirasakan hampir di seluruh sektor di tanah air. (Baca juga: Polda Papua Ungkap Kronologis Pesawat MAF Jatuh ke Danau Sentani)
"Sejak Maret hingga April 2020, Petrokimia Gresik telah menggelontorkan dana Rp7,9 miliar untuk bantuan sektor kesehatan, sosial, ekonomi, keagamaan hingga pertanian di 20 kabupaten dan kota di Jatim. Pendistribusiannya bekerja sama dengan BUMN lain, posko, lembaga sosial, instansi, serta pemerintah daerah, baik kabupaten maupun provinsi,” ujar Rahmad dalam keterangan tertulis, Selasa (12/5/2020). (Baca juga: Jadi Gelandangan di Denpasar, Bule Belarusia Diamankan)
Total bantuan alat Pelindung diri (APD) yang telah disalurkan ke 32 rumah sakit dan puskesmas secara bertahap yaitu 19.493 masker kain, 23.200 surgical mask, 250 masker N95, 5.724 pasang nitril gloves, 3.648 stel baju pelindung, 1.790 safety boots, 1.470 pelindung wajah dan helm, 189 pasang handscoon non steril, 2.320 buah apron plastik, 278 buah goggles, dan 20 unit disinfectant chamber.
Bantuan APD di antaranya disalurkan melalui pemprov Jatim dan diserahkan langsung oleh Dirut Petrokimia Gresik selaku koordinator Satgas bersama Dirut PTPN X dan PT Sier, serta Direktur SDM & Umum PT PAL dan PT Pelindo 3, yang mewakili anggota Satgas, kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi Surabaya beberapa waktu lalu.
Menurut Rahmad, bantuan APD untuk tenaga kesehatan, menjadi sangat penting mengingat kasus positif COVID-19 di Jatim terus meningkat. Sehingga kebutuhan APD pun semakin tinggi. Bahkan, Jatim saat ini termasuk dalam provinsi dengan pasien COVID-19 terbanyak di Indonesia setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat. “Selain APD, kami juga memberikan bantuan obat-obatan sesuai rekomendasi dokter perusahaan,” imbuh Rahmad.
Selanjutnya, untuk meringankan beban masyarakat kecil yang terdampak secara ekonomi, Petrokimia Gresik memberikan bantuan 160 ton beras, 400 kardus mi instan, dan 300 paket sembako untuk masyarakat sekitar perusahaan maupun daerah lainnya seperti Lamongan, Pasuruan, dan Pamekasan.
Lihat Juga :