Lawan Corona, Petrokimia Gresik Bantu 20 Daerah di Jatim Rp7,9 Miliar
Selasa, 12 Mei 2020 - 20:31 WIB
loading...
A
A
A
Rahmad menjelaskan bahwa sembako ini untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari selama kebijakan physical distancing dan imbauan untuk tetap di rumah yang digencarkan oleh pemerintah pusat maupun daerah sebagai antisipasi penyebaran COVID-19. “Serta penerapan PSBB, dalam hal ini untuk Surabaya, Gresik dan Sidoarjo yang diperpanjang hingga 25 Mei mendatang,” ujarnya.
Selain bantuan sembako, perusahaan juga melakukan edukasi bahaya dan pencegahan COVID-19 serta penyemprotan disinfektan di 8 desa/kelurahan sekitar perusahaan, kantor pemerintahan, dan 100 sarana ibadah mulai dari masjid, musala, gereja hingga pura.
“Kami menyadari, untuk menghadapi pandemi ini dibutuhkan gerak bersama dan kesadaran dari semua pihak. Untuk itu, Petrokimia Gresik terus merajut kebersamaan dengan berbagai elemen termasuk tempat-tempat ibadah di sekitar perusahaan,” lanjutnya.
Di sektor hulu pertanian, Petrokimia Gresik berupaya melindungi sekaligus memperkuat optimisme para petani di tengah pandemi dengan menggelar panen padi di dua lumbung beras nasional, yakni Jember dan Ngawi pada 8-9 April 2020. “Panen padi ini adalah salah satu bukti bahwa upaya pemenuhan stok pangan nasional, khususnya beras, tetap berjalan meskipun Indonesia tengah menghadapi wabah penyakit,” paparnya.
Selain panen padi, Petrokimia Gresik juga memberikan sosialisasi dan bantuan pencegahan COVID-19 kepada petani, serta melakukan penyemprotan disinfektan di kios resmi, gudang penyangga, hingga armada transportasi pupuk bersubsidi. “Petani adalah garda terdepan ketahanan pangan nasional, jika kesehatan dan keselamatan mereka terjamin, maka kegiatan pertanian dapat berjalan lancar, sehingga ketersediaan pangan nasional dapat tetap terpenuhi,” tandasnya.
Selain bantuan sembako, perusahaan juga melakukan edukasi bahaya dan pencegahan COVID-19 serta penyemprotan disinfektan di 8 desa/kelurahan sekitar perusahaan, kantor pemerintahan, dan 100 sarana ibadah mulai dari masjid, musala, gereja hingga pura.
“Kami menyadari, untuk menghadapi pandemi ini dibutuhkan gerak bersama dan kesadaran dari semua pihak. Untuk itu, Petrokimia Gresik terus merajut kebersamaan dengan berbagai elemen termasuk tempat-tempat ibadah di sekitar perusahaan,” lanjutnya.
Di sektor hulu pertanian, Petrokimia Gresik berupaya melindungi sekaligus memperkuat optimisme para petani di tengah pandemi dengan menggelar panen padi di dua lumbung beras nasional, yakni Jember dan Ngawi pada 8-9 April 2020. “Panen padi ini adalah salah satu bukti bahwa upaya pemenuhan stok pangan nasional, khususnya beras, tetap berjalan meskipun Indonesia tengah menghadapi wabah penyakit,” paparnya.
Selain panen padi, Petrokimia Gresik juga memberikan sosialisasi dan bantuan pencegahan COVID-19 kepada petani, serta melakukan penyemprotan disinfektan di kios resmi, gudang penyangga, hingga armada transportasi pupuk bersubsidi. “Petani adalah garda terdepan ketahanan pangan nasional, jika kesehatan dan keselamatan mereka terjamin, maka kegiatan pertanian dapat berjalan lancar, sehingga ketersediaan pangan nasional dapat tetap terpenuhi,” tandasnya.
(shf)
Lihat Juga :