KPU Karawang Siapkan Bilik Isolasi Bagi Pemilih Bersuhu Tubuh di Atas Normal
Selasa, 08 Desember 2020 - 15:46 WIB
loading...
A
A
A
Jika tidak memenuhi syarat atau pun tidak membawa masker, maka pemilih akan diberikan masker oleh petugas KPU, setelah itu pemilih diberikan sarung tangan. "kalau semua tahapan itu dilalui maka tahap selanjutnya akan dilakukan pengecekan suhu tubuh," katanya. (Baca: PWI Lampung Utara Salurkan Bantuan ke Ponpes dan Panti Asuhan).
Miftah Farid mengatakan, setiap TPS terdiri dari 3 bilik suara untuk melayani pemilih. Dua bilik suara untuk pemilih yang memiliki suhu tubuh normal dan satu bilik untuk mereka memiliki suhu tubuh diatas normal. "Jadi kalau ada pemilih yang memiliki suhu tubuh diatas normal boleh memilih di bilik isolasi yang kami sediakan. Saat pencoblosan kita sediakan satu paku saja," katanya.
Terkait dengan tempat sampah medis, Miftah Farid mengatakan, setiap KPPS diminta agar memisahkan sampah protokol kesehatan pemilih yang memiliki suhu tubuh diatas normal.
Kemudian kalau memang memungkinkan sampah tersebut bisa langsung dibakar. " Tidak boleh sampah prokes itu terpapar kemana-mana jadi harus dikumpulkan secara khusus kemudian dibakar," pungkasnya.
Miftah Farid mengatakan, setiap TPS terdiri dari 3 bilik suara untuk melayani pemilih. Dua bilik suara untuk pemilih yang memiliki suhu tubuh normal dan satu bilik untuk mereka memiliki suhu tubuh diatas normal. "Jadi kalau ada pemilih yang memiliki suhu tubuh diatas normal boleh memilih di bilik isolasi yang kami sediakan. Saat pencoblosan kita sediakan satu paku saja," katanya.
Terkait dengan tempat sampah medis, Miftah Farid mengatakan, setiap KPPS diminta agar memisahkan sampah protokol kesehatan pemilih yang memiliki suhu tubuh diatas normal.
Kemudian kalau memang memungkinkan sampah tersebut bisa langsung dibakar. " Tidak boleh sampah prokes itu terpapar kemana-mana jadi harus dikumpulkan secara khusus kemudian dibakar," pungkasnya.
(nag)
Lihat Juga :