Warga Balusu Laporkan Temuan Politik Uang di Kelurahan Takkalasi
Selasa, 08 Desember 2020 - 15:46 WIB
loading...
Dugaan politik uang di Kabupaten Barru terjadi dan dilapor oleh warga. Foto: Ilustrasi
A
A
A
BARRU - Warga Balusu Takalasi, melaporkan temuan dugaan praktik politik uang jelang Pilkada Barru ke Bawaslu.
Awalnya dugaan politik uang ini beredar di media sosial facebook. Dalam postingan itu, tampak dalam foto yang beredar dua orang warga berdiri berdampingan. Salah satu diantaranya memegang uang sebanyak Rp150.000 dengan rincian satu uang pecahan Rp100.000 dan satu uang pecahan Rp50.000.
Salah seorang warga Takkalasi, Rusli Juna mengatakan jika warga telah melapor ke Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Balusu atas temuan dugaan politik uang tersebut.
Baca Juga: Debat Publik Kedua Pilkada Barru Hanya Dihadiri Suardi Saleh-Aska Mappe
"Setelah kami dapatkan, kami langsung laporkan ke Panwascam untuk ditindak," kata Rusli, Selasa (8/12/2020).
Rusli mengaku jika oknum terduga pemberi uang kepada warga itu berhasil meloloskan diri. Karenanya, yang berhasil diamankan adalah penerima.
"Yang memberikan tidak kami dapat, dia lolos. Tapi berdasarkan pengakuan warga yang menerima kalau uang tersebut dari salah satu pasangan calon," ungkapnya.
Awalnya dugaan politik uang ini beredar di media sosial facebook. Dalam postingan itu, tampak dalam foto yang beredar dua orang warga berdiri berdampingan. Salah satu diantaranya memegang uang sebanyak Rp150.000 dengan rincian satu uang pecahan Rp100.000 dan satu uang pecahan Rp50.000.
Salah seorang warga Takkalasi, Rusli Juna mengatakan jika warga telah melapor ke Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Balusu atas temuan dugaan politik uang tersebut.
Baca Juga: Debat Publik Kedua Pilkada Barru Hanya Dihadiri Suardi Saleh-Aska Mappe
"Setelah kami dapatkan, kami langsung laporkan ke Panwascam untuk ditindak," kata Rusli, Selasa (8/12/2020).
Rusli mengaku jika oknum terduga pemberi uang kepada warga itu berhasil meloloskan diri. Karenanya, yang berhasil diamankan adalah penerima.
"Yang memberikan tidak kami dapat, dia lolos. Tapi berdasarkan pengakuan warga yang menerima kalau uang tersebut dari salah satu pasangan calon," ungkapnya.
Lihat Juga :