Temukan Keindahan dan Kedamaian di Pulau Anggrek Elsye Lestari
Selasa, 08 Desember 2020 - 05:30 WIB
loading...
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, saat meresmikan Pulau Anggrek, Sungai Upang, Kabupaten Bangka. Foto/Ist.
A
A
A
BANGKA - Sebagai daerah tujuan wisata, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terusan berbenah diri meningkat potensi wisata nya. Tebaru, Gubenur Babel, Erzaldi Rosman, meresmikan Pulau Anggrek yang diberi nama Elsye Lestari.
(Baca juga: Dorong Kesejahteraan Masyarakat, KKP Kembangkan Budidaya Lele Sistem Bioflok )
Pulau anggrek ini berada di kawasan Wisata Sungai Upaya, Desa Tanah Bawah, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka. Erzaldi mengatakan, Pulau Anggrek Lestari sudah dipersiapkan dan digarap sebagai bentuk perhatian khusus Pemprov Babel, yang bermula dari kerusakan akibat kebakaran hutan.
"Jadi kami memberikan perhatian khusus agar tetap lestari. Kemudian kami mengusulkan daerah ini menjadi kawasan konservasi , khususnya untuk anggrek," ujar Erzaldi.
Di kawasan ini sendiri, terdapat 143 spesies jenis anggrek, dengan 76 anggrek yang sudah teridentifikasi, dan tiga jenis di antaranya merupakan jenis tanaman anggrek yang dilindungi.
(Baca juga: Kawanan Perampok Nasabah Bank Asal Depok dan Palembang Dibekuk di Pematangsiantar )
Erzaldi menuturkan, anggrek-anggrek di kawasan tersebut dapat menjadi pemicu dan magnet bagi para pencinta tanaman anggrek . "Kawasan Sungai Upang, Desa Tanah Bawah merupakan lokasi anggrek yang luas dan natural," ucapnya.
(Baca juga: Dorong Kesejahteraan Masyarakat, KKP Kembangkan Budidaya Lele Sistem Bioflok )
Pulau anggrek ini berada di kawasan Wisata Sungai Upaya, Desa Tanah Bawah, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka. Erzaldi mengatakan, Pulau Anggrek Lestari sudah dipersiapkan dan digarap sebagai bentuk perhatian khusus Pemprov Babel, yang bermula dari kerusakan akibat kebakaran hutan.
"Jadi kami memberikan perhatian khusus agar tetap lestari. Kemudian kami mengusulkan daerah ini menjadi kawasan konservasi , khususnya untuk anggrek," ujar Erzaldi.
Di kawasan ini sendiri, terdapat 143 spesies jenis anggrek, dengan 76 anggrek yang sudah teridentifikasi, dan tiga jenis di antaranya merupakan jenis tanaman anggrek yang dilindungi.
(Baca juga: Kawanan Perampok Nasabah Bank Asal Depok dan Palembang Dibekuk di Pematangsiantar )
Erzaldi menuturkan, anggrek-anggrek di kawasan tersebut dapat menjadi pemicu dan magnet bagi para pencinta tanaman anggrek . "Kawasan Sungai Upang, Desa Tanah Bawah merupakan lokasi anggrek yang luas dan natural," ucapnya.
Lihat Juga :