Ridwan Kamil Minta Warga Terapkan Prokes Ketat saat Pencoblosan
Senin, 07 Desember 2020 - 01:00 WIB
loading...
A
A
A
Kang Emil juga menginstruksikan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 untuk intens mengampanyekan prokes sebelum pencoblosan dilaksanakan. Dia juga mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan simulasi pencoblosan secara komprehensif untuk mencegah munculnya kerumunan saat pencoblosan. “Kita sudah mitigasi seminimal mungkin tidak terjadi kasus, sampai beberapa kali saya beri masukan bagaimana flow manusia jangan terlalu lama di satu titik TPS," katanya.
Gubernur pun optimistis, warga Jabar akan disiplin menerapkan prokes secara ketat selama pilkada. “Kalau libur panjang disiplin 3M-nya tidak 100% karena orang lagi euforia bergembira. Tapi, kalau Pilkada orang akan lebih serius dan disiplin," katanya. (Baca Juga: Jelang Pencoblosan, Pengurus Teras PAN Alihkan Dukungan ke Appi-Rahman)
Dia juga meyakini, pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di Jabar berlangsung kondusif dan aman dari penularan COVID-19. "Sudah 10 tahun tidak ada hal-hal luar biasa (saat pilkada berlangsung). Namun, kini tantangannya adalah COVID-19. Saya bertekad betul pilkada di Jabar bisa kembali sukses," tandasnya.
Terpisah, Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya menyebut, ada 96 petugas KPPS yang terkonfirmasi positif COVID-19. Jumlah itu didapatkan setelah 1.500-an petugas KPPS dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid tes yang berlangsung 26 November hingga 2 Desember 2020 lalu. (Baca Juga: Pesawat Latih TNI-AU Jatuh, 2 Pilot Selamat)
“Yang bekerja itu adalah yang non-reaktif atau yang negatif swab. Jadi, mereka diganti untuk memastikan kenyamanan para pemilih agar tidak khawatir tertular COVID-19 pada saat pilkada nanti,” tandasnya.
Gubernur pun optimistis, warga Jabar akan disiplin menerapkan prokes secara ketat selama pilkada. “Kalau libur panjang disiplin 3M-nya tidak 100% karena orang lagi euforia bergembira. Tapi, kalau Pilkada orang akan lebih serius dan disiplin," katanya. (Baca Juga: Jelang Pencoblosan, Pengurus Teras PAN Alihkan Dukungan ke Appi-Rahman)
Dia juga meyakini, pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di Jabar berlangsung kondusif dan aman dari penularan COVID-19. "Sudah 10 tahun tidak ada hal-hal luar biasa (saat pilkada berlangsung). Namun, kini tantangannya adalah COVID-19. Saya bertekad betul pilkada di Jabar bisa kembali sukses," tandasnya.
Terpisah, Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya menyebut, ada 96 petugas KPPS yang terkonfirmasi positif COVID-19. Jumlah itu didapatkan setelah 1.500-an petugas KPPS dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid tes yang berlangsung 26 November hingga 2 Desember 2020 lalu. (Baca Juga: Pesawat Latih TNI-AU Jatuh, 2 Pilot Selamat)
“Yang bekerja itu adalah yang non-reaktif atau yang negatif swab. Jadi, mereka diganti untuk memastikan kenyamanan para pemilih agar tidak khawatir tertular COVID-19 pada saat pilkada nanti,” tandasnya.
(nic)
Lihat Juga :