Polda Sulsel Sebut Semua Wilayah Pilkada Rawan
Senin, 07 Desember 2020 - 07:00 WIB
loading...
Karo Ops Polda Sulsel, Kombes Pol Adeni Muhan Dg Pabali menerima 5 SSK pasukan Brimob Nusantara di Bandara Sultan Hasanuddin, Minggu (6/12). Foto: SINDOnews/Faisal Mustafa
A
A
A
MAKASSAR - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan menjamin keamanan memasuki masa tenang 6 - 8 Desember 2020 Pilkada di 12 Kabupaten dan Kota. Ribuan personel juga telah disebar di daerah yang akan berpilkada 9 Desember mendatang.
Karo Ops Polda Sulsel, Kombes Pol Adeni Muhan Dg Pabali mengatakan sejumlah, personel Brimob Nusantara turut membantu pengamanan, Sebanyak 5 Satuan Setingkat Kompi (SSK) yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Jumlah pasti seluruh personel Polda Sulsel, kata Adeni masih tentatif.
“Jumlah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah Pilkada. Misalnya Makassar itu kita siapkan 6 SSK, Barru 2 SSK. Mereka juga akan mengawal distribusi kotak suara, berjaga di TPS," kata Adeni Muhan kepada SINDONews, Minggu (6/12/2020). (Baca Juga: Sadis, Tolak Ajakan Bersetubuh Gadis Cantik Ini Diseret Motor Teman Prianya)
Dia melanjutkan, sistem pengaman mengacu pada pola back up. Permintaan personel disebutkan Adeni sesuai kebutuhan masing-masing Polres yang melaksanakan Pilkada.Bukan hanya personel saja, Polda Sulsel kata dia, juga telah menyiagakan Tim Penjinak Bom sampai anjing pelacak jenis K9, serta mengintensifkan patroli cyber.
“Tetap disiapkan. Mana tahu di TPS nanti ada hal-hal yang mencurigakan akan disterilisasi, jadi Standar Operasional Prosedurnya begitu. Biar masyarakat bisa aman dan nyaman di tiap tahapan Pilkada ini. Kesiapan kita sudah full, kita lihat nanti bagaimana, tingkat kerawanannya,” ungkapnya.
Karo Ops Polda Sulsel, Kombes Pol Adeni Muhan Dg Pabali mengatakan sejumlah, personel Brimob Nusantara turut membantu pengamanan, Sebanyak 5 Satuan Setingkat Kompi (SSK) yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Jumlah pasti seluruh personel Polda Sulsel, kata Adeni masih tentatif.
“Jumlah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah Pilkada. Misalnya Makassar itu kita siapkan 6 SSK, Barru 2 SSK. Mereka juga akan mengawal distribusi kotak suara, berjaga di TPS," kata Adeni Muhan kepada SINDONews, Minggu (6/12/2020). (Baca Juga: Sadis, Tolak Ajakan Bersetubuh Gadis Cantik Ini Diseret Motor Teman Prianya)
Dia melanjutkan, sistem pengaman mengacu pada pola back up. Permintaan personel disebutkan Adeni sesuai kebutuhan masing-masing Polres yang melaksanakan Pilkada.Bukan hanya personel saja, Polda Sulsel kata dia, juga telah menyiagakan Tim Penjinak Bom sampai anjing pelacak jenis K9, serta mengintensifkan patroli cyber.
“Tetap disiapkan. Mana tahu di TPS nanti ada hal-hal yang mencurigakan akan disterilisasi, jadi Standar Operasional Prosedurnya begitu. Biar masyarakat bisa aman dan nyaman di tiap tahapan Pilkada ini. Kesiapan kita sudah full, kita lihat nanti bagaimana, tingkat kerawanannya,” ungkapnya.
Lihat Juga :