Kompak Jadikan Medan Kota Religi, Ijeck Dampingi Bobby-Aulia di Debat Akhir Pilkada
Sabtu, 05 Desember 2020 - 15:54 WIB
loading...
Ketua DPW Partai Golkar Sumut, Musa Rajekshah (kemeja putih) mendampingi Calon Walikota Medan Bobby Nasution dalam debat pilkada putaran terakhir di Grand Aston City Hall Medan, Sabtu (5/12/2020). (Foto:SINDONews/Ist)
A
A
A
MEDAN - Kehadiran Ketua DPW Partai Golkar Sumut , Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck menambah semangat dan menjadi dukungan moral bagi calon Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution dan calon Wakil Walikota Medan, H Aulia Rachman di Grand Aston City Hall Medan, Sabtu (5/12/2020). BACA JUGA: Akhyar Nasution, Pilkada Bisa Rusak Kalau Diawali Transaksi Politik
Pantauan wartawan, Ijeck terlihat mendampingi Bobby-Aulia keluar dari pintu lift lantai I, menuju grand ballroom, lokasi digelarnya debat publik terakhir Pilkada Medan 2020.
Memakai kemeja putih dipadukan celana panjang hitam, Ijeck saat keluar dari pintu lift, mempersilahkan pasangan Bobby-Aulia keluar dahulu dari pintu lift. "Silahkan, calon Walikota dan Wakil Walikota dahulu lah," kata Ijeck, tersenyum.
Kehadiran Bang Ijeck mendampingi Bobby-Aulia mengikuti debat terakhir itu bukan tanpa alasan. Sebab, keduanya sama-sama memiliki iktikad kuat menjadikan Kota Medan yang religius. BACA JUGA: Bersihkan Material Longsor, Operator Alat Berat PLTA Batangtoru Jatuh ke Jurang
Salah satu buktinya, bila dipercaya memimpin Kota Medan, pasangan Bobby-Aulia akan menginisiasi terbitnya Peraturan Walikota (Perwal) tentang wajib belajar Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) yang perdanya sudah diterbitkan oleh DPRD Medan pada 2014 lalu. Paling tidak, dengan adanya Perwal itu maka akan mewajibkan murid SD untuk bisa membaca Al Quran.
“Perdanya telah terbit 6 tahun yang lalu. Tapi sampai saat ini Perwalnya yang menjadi petunjuk teknis pelaksanaannya belum ada,” kata Bobby .
Inisiasi penerbitan Perwal itu bukan tanpa alasan. Mengingat, generasi musa mengalami krisis moral dan pendidikan agama sangat berperan penting untuk mengatasi masalah itu. Selain itu, pasangan Bobby -Aulia juga akan merealisasikan pembangunan Islamic Center. BACA JUGA: Jalur Medan-Berastagi Putus Tertimbun Longsor, 1 Tewas
Pantauan wartawan, Ijeck terlihat mendampingi Bobby-Aulia keluar dari pintu lift lantai I, menuju grand ballroom, lokasi digelarnya debat publik terakhir Pilkada Medan 2020.
Memakai kemeja putih dipadukan celana panjang hitam, Ijeck saat keluar dari pintu lift, mempersilahkan pasangan Bobby-Aulia keluar dahulu dari pintu lift. "Silahkan, calon Walikota dan Wakil Walikota dahulu lah," kata Ijeck, tersenyum.
Kehadiran Bang Ijeck mendampingi Bobby-Aulia mengikuti debat terakhir itu bukan tanpa alasan. Sebab, keduanya sama-sama memiliki iktikad kuat menjadikan Kota Medan yang religius. BACA JUGA: Bersihkan Material Longsor, Operator Alat Berat PLTA Batangtoru Jatuh ke Jurang
Salah satu buktinya, bila dipercaya memimpin Kota Medan, pasangan Bobby-Aulia akan menginisiasi terbitnya Peraturan Walikota (Perwal) tentang wajib belajar Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) yang perdanya sudah diterbitkan oleh DPRD Medan pada 2014 lalu. Paling tidak, dengan adanya Perwal itu maka akan mewajibkan murid SD untuk bisa membaca Al Quran.
“Perdanya telah terbit 6 tahun yang lalu. Tapi sampai saat ini Perwalnya yang menjadi petunjuk teknis pelaksanaannya belum ada,” kata Bobby .
Inisiasi penerbitan Perwal itu bukan tanpa alasan. Mengingat, generasi musa mengalami krisis moral dan pendidikan agama sangat berperan penting untuk mengatasi masalah itu. Selain itu, pasangan Bobby -Aulia juga akan merealisasikan pembangunan Islamic Center. BACA JUGA: Jalur Medan-Berastagi Putus Tertimbun Longsor, 1 Tewas
(zai)
Lihat Juga :