16 Provinsi Serentak Lakukan Ekspor, Aceh Sumbang Produk Kopi Berkualitas Tinggi
Sabtu, 05 Desember 2020 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A

Pelepasan Ekspor di Takengon, Aceh Pelepasan ekspor di Takengon Aceh dihadiri Gubernur Aceh, Nova Iriansyah; Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar; Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional Kemendag, Arlinda Imbang Jaya; Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, Mohd. Tanwier; serta CEO Koperasi Pedagang Kopi Ketiara, Rahma. Pelepasan ekspor dilakukan di Koperasi Ketiara yang berlokasi di Kecamatan Bebesen, Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.
(Baca juga: Tak Ingin Malu, Ketua Golkar DIY Gembleng Kader untuk Kemenangan Sunaryanta )
Pada kesempatan ini, Nova Iriansyah menyampaikan terima kasih atas dipilihnya Takengon sebagai salah satu titik pelepasan ekspor ke pasar global. Nova juga menyampaikan agar pengelolaan industri kopi ke depannya dapat dilakukan melalui skema yang dikelola dan dimiliki oleh petani, koperasi, dan Badan Usaha Milik Daerah.
Selain itu, Arlinda menyampaikan apresiasinya kepada para pelaku usaha yang berhasil melakukan ekspor di tengah pelemahan ekonomi global akibat pandemi COVID-19. "Di Takengon sebanyak tiga kontainer dari Kopepi Ketiara dilepas dengan volume 54 ton, dan satu kontainer dari Koperasi Permata Gayo dengan volume 19,2 ton dengan total nilai Rp6,4 miliar," jelas Arlinda.
Pelepasan ekspor secara serentak ini, lanjut Arlinda, diharapkan dapat terus memotivasi para pelaku usaha, termasuk UKM untuk berinovasi agar dapat menembus pasar global. "Selalu ada peluang sekalipun di tengah kondisi sulit seperti saat ini. Kementerian Perdagangan berkomitmen membantu pelaku usaha dalam melakukan ekspor karena dapat meningkatkan kinerja ekspor nasional dan mendorong pemulihan ekonomi
nasional," jelas Arlinda.
Rahma juga mengapresiasi kegiatan ini dan berharap agar acara ini tetap berlanjut setiap tahunnya untuk peningkatan ekspor kopi Gayo Aceh. Produk ekspor utama Aceh diantaranya batubara, kopi, kacang-kacangan, minyak atsiri, minyak sawit, dan produk perikanan. Tujuan utama ekspor antara lain ke India, Amerika Serikat, Thailand, Belgia, Tiongkok, Iran, dan Vietnam.
(Baca juga: Usai Mabuk Miras Bersama di Diskotek, Pemuda di Manado Tikam Teman Sendiri )

Nilai ekspor Aceh pada 2019 sebesar USD 317,68 juta, yang merupakan nilai ekspor tertinggi dalam lima tahun terakhir. Selama tahun berjalan, Januari-September 2020, Aceh telah mencatat nilai ekspor sebesar USD 226,88 juta sedikit menurun apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019 (USD 241,41 juta).
Sekilas Kopepi Ketiara Kopepi Ketiara berdiri sejak 2009 beranggotakan sekitar 1.400 petani yang 90 persennya adalah perempuan. Adapun kopi yang dihasilkan adalah Kopi Gayo Arabika Spesial dengan kualitas premium dengan negara tujuan ekspor utamanya yaitu Amerika Serikat dan Eropa serta beberapa negara di kawasan Timur Tengah dan Asia.
Kopi Ketiara telah memiliki sertifikat United States Departement of Agriculture (USDA) dan menggunakan prinsip fair trade dengan menerapkan harga yang layak bagi petani dan memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
(eyt)
Lihat Juga :