Lepas Ekspor di Lamongan, Staf Khusus Mendag: Saatnya Ekonomi Nasional Bangkit
Jum'at, 04 Desember 2020 - 19:22 WIB
loading...
Pelepasan ekspor di PT Bumi Menara Internusa (BMI), Lamongan, Jawa Timur. Foto/Ist
A
A
A
LAMONGAN - Di tengah pandemi COVID-19 yang masih melanda negeri ini, Kementerian Perdagangan (Kemendag) justru semakin memperlihatkan kinerjanya dalam membangkitkan perekonomian nasional. Hal ini dibuktikan dengan dimulainya pelepasan ekspor ke pasar global secara serentak di seluruh Indonesia yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jumat (4/12/2020).
“Total ada 133 perusahaan yang terdaftar melakukan ekspor secara bersamaan. Tentu ini menjadi satu bukti prestasi bahwa pemerintah berhasil mendorong kinerja ekspor guna membangkitkan kembali perekonomian nasional di tengah pandemi,” ujar Staf Khusus Menteri Perdagangan Lukmanul Khakim di sela keikutsertaanya melakukan pelepasan ekspor di PT Bumi Menara Internusa (BMI), Lamongan , Jawa Timur, dalam keterangan tertulisnya yang diterima SINDOnews.
(Baca juga: Diresmikan Emil Dardak, TPST Terbesar di Lamongan Mulai Beroperasi)
Lukman mengatakan, dari total 133 perusahaan, tercatat nilai ekspor mencapai USD1,63 miliar atau setara Rp23,58 triliun. Diharapkan momentum ini mampu membawa dampak positif terutama dalam memberikan motivasi kepada seluruh pelaku usaha yang bergerak di bidang ekspor untuk meningkatkan produktivitasnya.
(Baca juga: Terungkap, Ini Penyebab Penembakan Brutal Mobil Mewah Bos Tekstil di Solo)
“Total ada 133 perusahaan yang terdaftar melakukan ekspor secara bersamaan. Tentu ini menjadi satu bukti prestasi bahwa pemerintah berhasil mendorong kinerja ekspor guna membangkitkan kembali perekonomian nasional di tengah pandemi,” ujar Staf Khusus Menteri Perdagangan Lukmanul Khakim di sela keikutsertaanya melakukan pelepasan ekspor di PT Bumi Menara Internusa (BMI), Lamongan , Jawa Timur, dalam keterangan tertulisnya yang diterima SINDOnews.
(Baca juga: Diresmikan Emil Dardak, TPST Terbesar di Lamongan Mulai Beroperasi)
Lukman mengatakan, dari total 133 perusahaan, tercatat nilai ekspor mencapai USD1,63 miliar atau setara Rp23,58 triliun. Diharapkan momentum ini mampu membawa dampak positif terutama dalam memberikan motivasi kepada seluruh pelaku usaha yang bergerak di bidang ekspor untuk meningkatkan produktivitasnya.
(Baca juga: Terungkap, Ini Penyebab Penembakan Brutal Mobil Mewah Bos Tekstil di Solo)
Lihat Juga :