Satgas COVID-19 Jabar Kembali Gencarkan Swab Test di Kawasan Industri
Jum'at, 04 Desember 2020 - 10:15 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Ketua FKKSM Kawasan Industri MM2100 yang juga ketua penyelenggara swab test, Vidi Christianto melaporkan bahwa swab test kali ini melibatkan 72 perushaan dan 13.000 karyawan.
(Baca juga: 2 Tempat Isolasi untuk Pasien COVID-19 Disiapkan Pemkot Cimahi, Lokasinya Masih Rahasia)
Rencananya, kata Vidi, swab test masif ini akan digelar selama satu pekan, sehingga dalam sehari pihaknya akan mengetes sekitar 2.200 karyawan.
"Kegiatan ini awalnya diikuti oleh 72 perusahaan, dan totalnya ada sekitar 13.000 (peserta). Namun untuk awal kick off ini kita melibatkan kurang lebih sekitar 28 perusahaan dengan total peserta sekitar 2.200 dan harapannya dari sini kita bisa tracing untuk klaster industri," kata Vidi.
(Baca juga: Ratusan Unggas Mati Terkena Flu Burung, Terpapar Ayam dari Luar Daerah)
Vidi menambahkan, pihaknya akan bekerja sama dengan Satgas Penanganan COVID-19 dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi dalam melakukan pelacakan kontak erat manakala ada karyawan yang terkonfirmasi positif COVID-19.
"Kita bekerja sama juga dengan Satgas Kabupaten Bekasi, kita juga sudah data berdasarkan perusahaan, tempat tinggal, kelurahan. Di situ, kita akan tracing nanti. Jadi dari data ini, Dinkes akan follow up ke rumah-rumahnya. Kalau kita dari perusahaan akan tracing di internal perusahaan masing-masing," katanya.
(Baca juga: 2 Tempat Isolasi untuk Pasien COVID-19 Disiapkan Pemkot Cimahi, Lokasinya Masih Rahasia)
Rencananya, kata Vidi, swab test masif ini akan digelar selama satu pekan, sehingga dalam sehari pihaknya akan mengetes sekitar 2.200 karyawan.
"Kegiatan ini awalnya diikuti oleh 72 perusahaan, dan totalnya ada sekitar 13.000 (peserta). Namun untuk awal kick off ini kita melibatkan kurang lebih sekitar 28 perusahaan dengan total peserta sekitar 2.200 dan harapannya dari sini kita bisa tracing untuk klaster industri," kata Vidi.
(Baca juga: Ratusan Unggas Mati Terkena Flu Burung, Terpapar Ayam dari Luar Daerah)
Vidi menambahkan, pihaknya akan bekerja sama dengan Satgas Penanganan COVID-19 dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi dalam melakukan pelacakan kontak erat manakala ada karyawan yang terkonfirmasi positif COVID-19.
"Kita bekerja sama juga dengan Satgas Kabupaten Bekasi, kita juga sudah data berdasarkan perusahaan, tempat tinggal, kelurahan. Di situ, kita akan tracing nanti. Jadi dari data ini, Dinkes akan follow up ke rumah-rumahnya. Kalau kita dari perusahaan akan tracing di internal perusahaan masing-masing," katanya.
(boy)
Lihat Juga :