Ratusan Pengungsi Merapi di Magelang Masih Bertahan di Barak Pengungsian
Jum'at, 04 Desember 2020 - 08:48 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Sebagian Besar Tracing Kontak Erat, Bertambah 107 Kasus Baru COVID-19 di Sleman)
Selanjutnya Desa Keningar yang terdiri dari warga Dusun Gondangrejo sebanyak 49 jiwa mengungsi di Gedung SDN 1 Ngrajek, Kecamatan Mungkid dan warga Dusun Banaran sebanyak 47 jiwa mengungsi di rumah Kepala Desa Ngrajek.
Sebenarnya, Desa Keningar di luar rekomendasi prakiraan bahaya BPPTKG. Namun atas dasar rasa takut dan trauma akibat kejadian erupsi Gunung Merapi pada 2010 lalu, maka Pemerintah Desa Keningar memfasilitasi evakuasi pengungsian.
(Baca juga: Ancam Bunuh Habib Rizieq, Oknum Polisi Pekalongan Ditahan Provost)
Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang Edy Susanto mengatakan, apabila statu Gunung Merapi naik menjadi awas, maka mengungsi merupakan hal yang tidak bisa ditawar bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana. "Pengosongan zona bahaya sesuai rekomendasi BPPTKG harus dipatuhi," tandasnya.
Selanjutnya Desa Keningar yang terdiri dari warga Dusun Gondangrejo sebanyak 49 jiwa mengungsi di Gedung SDN 1 Ngrajek, Kecamatan Mungkid dan warga Dusun Banaran sebanyak 47 jiwa mengungsi di rumah Kepala Desa Ngrajek.
Sebenarnya, Desa Keningar di luar rekomendasi prakiraan bahaya BPPTKG. Namun atas dasar rasa takut dan trauma akibat kejadian erupsi Gunung Merapi pada 2010 lalu, maka Pemerintah Desa Keningar memfasilitasi evakuasi pengungsian.
(Baca juga: Ancam Bunuh Habib Rizieq, Oknum Polisi Pekalongan Ditahan Provost)
Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang Edy Susanto mengatakan, apabila statu Gunung Merapi naik menjadi awas, maka mengungsi merupakan hal yang tidak bisa ditawar bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana. "Pengosongan zona bahaya sesuai rekomendasi BPPTKG harus dipatuhi," tandasnya.
(boy)
Lihat Juga :