7 Tahun Baru Terungkap, Ternyata Ini Pembunuh Wanita di Kebun Salak dan Motifnya
Kamis, 03 Desember 2020 - 15:32 WIB
loading...
A
A
A
Dari pemeriksaan,EBP melakukan tindakan itu, karena cemburu, sebab dia dibanding-bandingkan dengan lelaki lain.Sehingga dia merencanakan untuk menghabisi wanita tersebut. Yaitu dengan membawanya dengan sepeda motor ke tempat yang sepi di kebun salak, Dusun Kemput, Candibinangun, Palem, Sleman.
“Tersangka menghabisi wanita itu dengan cara mencekik lehernya, memukul dengan helm dan membenturkan kepalanyake batu, serta menginjak-injak hingga meninggal. Setelah itu ditutupi dengan daun salak dan ditinggal pergi,” paparnya. (Baca Juga: Mojokerto Gempar, Wanita Tanpa Busana Tewas Penuh Luka Mengapung di Sungai Brantas)
Mayat wanita itu baru diketahui, setelah warga Sidosari, Dukuhsari, Wonokerto, Turi, Sleman, Sarjono, 55 akan memetik salak di kebun itu mencium bauk busuk, setelah dicari berasal dari tumpukan daun salak yang meninggi, setelah mencokernya melihat ada mayat perempuan tanpa identitas memakai daster kotak-kotak biru muda, jaket biru serta memakai cincin emas di jari manis sebelah kiri.
Saat ditemukan mayat itu membujur kaku ke selatan, dengan luka di bahu kiri lecet luka6 cm, lidah menjulur, keluar darah di hidung dan celana, luka memar di muka serta leher. Temuan itu selanjutnya di laporkan ke Polsek Pakem. Tersangka dalamkasus ini dijerat pasal 338 dan 340 KUHP tentang pembunuhan yang direncanakan dengan ancaman hukuam mati atau seumur hidup.
“Tersangka menghabisi wanita itu dengan cara mencekik lehernya, memukul dengan helm dan membenturkan kepalanyake batu, serta menginjak-injak hingga meninggal. Setelah itu ditutupi dengan daun salak dan ditinggal pergi,” paparnya. (Baca Juga: Mojokerto Gempar, Wanita Tanpa Busana Tewas Penuh Luka Mengapung di Sungai Brantas)
Mayat wanita itu baru diketahui, setelah warga Sidosari, Dukuhsari, Wonokerto, Turi, Sleman, Sarjono, 55 akan memetik salak di kebun itu mencium bauk busuk, setelah dicari berasal dari tumpukan daun salak yang meninggi, setelah mencokernya melihat ada mayat perempuan tanpa identitas memakai daster kotak-kotak biru muda, jaket biru serta memakai cincin emas di jari manis sebelah kiri.
Saat ditemukan mayat itu membujur kaku ke selatan, dengan luka di bahu kiri lecet luka6 cm, lidah menjulur, keluar darah di hidung dan celana, luka memar di muka serta leher. Temuan itu selanjutnya di laporkan ke Polsek Pakem. Tersangka dalamkasus ini dijerat pasal 338 dan 340 KUHP tentang pembunuhan yang direncanakan dengan ancaman hukuam mati atau seumur hidup.
(nic)
Lihat Juga :