Cegah Tenaga Medis Terpapar Corona, ITB Kembangkan Alat Desinfeksi APD
Selasa, 12 Mei 2020 - 13:43 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan gas ozon untuk pretreatment APD sekali pakai, misalnya masker dan sarung tangan, sebelum dibuang. “Keduanya menjadi alat yang efektif karena dapat membunuh virus dalam waktu hitungan mulai dari tujuh atau sepuluh detik sesuai kajiannya dalam disinfeksi mikroorganisme,” ujar Renni dikutip dari ITB.ac.id, Selasa (13/5/2020).
Renni mengemukakan, dalam penggunaannya, alat berbasis ozon sebagai disinfektan ini tidak terjadi kontak langsung dengan manusia. APD dan pakaiannya saja yang disimpan di kontainer tertutup rapat.
Kabut ozon dipilih karena dalam konsentrasi yang tepat adalah desinfektan aman bagi manusia dan tak meninggalkan residu. Ozone akan ditransformasikan kembali menjadi O2 (oksigen) dan tidak ada bahan habis (consumables) yang harus dibeli selama pemakaian.
Kini alat disinfeksi APD tersebut sudah dalam tahap prototipe dan siap diluncurkan untuk diproduksi massal.
"Kami berharap alat kontainer pembersih dan sterilisasi APD ini menjadi alternatif solusi penyelesaian masalah perlindungan tenaga medis dan manajemen rumah sakit," ujar Renni.
Renni mengemukakan, dalam penggunaannya, alat berbasis ozon sebagai disinfektan ini tidak terjadi kontak langsung dengan manusia. APD dan pakaiannya saja yang disimpan di kontainer tertutup rapat.
Kabut ozon dipilih karena dalam konsentrasi yang tepat adalah desinfektan aman bagi manusia dan tak meninggalkan residu. Ozone akan ditransformasikan kembali menjadi O2 (oksigen) dan tidak ada bahan habis (consumables) yang harus dibeli selama pemakaian.
Kini alat disinfeksi APD tersebut sudah dalam tahap prototipe dan siap diluncurkan untuk diproduksi massal.
"Kami berharap alat kontainer pembersih dan sterilisasi APD ini menjadi alternatif solusi penyelesaian masalah perlindungan tenaga medis dan manajemen rumah sakit," ujar Renni.
(zil)
Lihat Juga :