Pengamat Imbau Penerapan Sekolah Tatap Muka Perlu Dikaji Ulang
Rabu, 02 Desember 2020 - 09:53 WIB
loading...
A
A
A
Dengan kondisi ini, katanya, pihaknya meminta semua pihak dapat menyadari jika COVID-19 bukanlah aib yang harus ditutupi. "Kalau memang ada tanda-tanda, maka harus segera berkoordinasi dengan pihak terkait," tuturnya.
Untuk proses isolasi, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan. Termasuk melihat kelayakan rumah pelajar yang terpapar itu dipakai untuk proses isolasi mandiri atau tidak.
“Kalau tidak memungkinkan maka akan dibawa ke Asrama Haji. Di Asrama Haji masih banyak tempat yang bisa dipakai,” ucapnya.
Anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jatim dr. Endah Setyarini, S.pa menuturkan, sesuai dengan rekomendasi WHO, IDAI menyarankan agar sekolah ditutup dulu selama pandemi.
”Pembelajaran tatap muka belum direkomendasikan selama suatu daerah belum menjadi zona hijau, atau setidaknya zona kuning,” kata Endah.
Ia melanjutkan, selain zona risiko, ada banyak hal yang perlu menjadi pertimbangan sebelum memutuskan akan membuka sekolah.
Untuk proses isolasi, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan. Termasuk melihat kelayakan rumah pelajar yang terpapar itu dipakai untuk proses isolasi mandiri atau tidak.
“Kalau tidak memungkinkan maka akan dibawa ke Asrama Haji. Di Asrama Haji masih banyak tempat yang bisa dipakai,” ucapnya.
Anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jatim dr. Endah Setyarini, S.pa menuturkan, sesuai dengan rekomendasi WHO, IDAI menyarankan agar sekolah ditutup dulu selama pandemi.
”Pembelajaran tatap muka belum direkomendasikan selama suatu daerah belum menjadi zona hijau, atau setidaknya zona kuning,” kata Endah.
Ia melanjutkan, selain zona risiko, ada banyak hal yang perlu menjadi pertimbangan sebelum memutuskan akan membuka sekolah.
Lihat Juga :