Lalu Lintas Sidoarjo Macet, Ini Konsep yang BHS-Taufiqulbar untuk Mengatasinya
Rabu, 02 Desember 2020 - 07:14 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Dimulai Dari Surabaya, Road Trip Protocol CHSE Big Max Indonesia Diikuti Puluhan Riders )
Paslon nomor 1 ini juga menyebut pasar di Sidoarjo mayoritas belum SNI, sehingga harus diperbaiki dan ditambah fasilitasnya agar sesuai standar. Tak hanya itu, pasar sebagai sentra perekonomian rakyat menurutnya harus dikoneksikan dengan transportasi publik. Untuk memudahkan masyarakat dan mendorong perekonomian di pasar.
Sementara terkait penanggulangan narkoba, BHS menyebut bahwa upaya prefentif sangat penting dengan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan sebagainya. Pencegahan dilaksanakan di sekolah, kampus, serta berbagai komunitas yang ada.
"Kami juga akan libatkan RT-RW untuk pencegahan, kami berikan insentif. Kemudian kami rencanakan membentuk kampung tangguh bebas narkoba, dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat untuk mencegah peredaran narkoba," papar BHS.
(Baca juga: Pengguna Tol Gempol-Pandaan Heboh, Kobaran Api Lalap Ambulans Pengangkut Jenazah )
Kata dia, kreatifitas para pemuda, di bidang olahraga, fotografi, videografi, UMKM, seni, dan sebagainya difasilitasi dengan baik. Supaya generasi muda lebih aktif dan kreatif dalam hal positif. BHS-Taufiq juga mengajak masyarakat Sidoarjo untuk datang ke TPS 9 Desember nanti.
"Tetap malankan protokol kesehatan. Gunakan hak suara untuk memilih pemimpin yang baik, amanah, berpengalaman, dan terbukti kinerjanya, untuk Sidoarjo lebih baik," pungkasnya.
Paslon nomor 1 ini juga menyebut pasar di Sidoarjo mayoritas belum SNI, sehingga harus diperbaiki dan ditambah fasilitasnya agar sesuai standar. Tak hanya itu, pasar sebagai sentra perekonomian rakyat menurutnya harus dikoneksikan dengan transportasi publik. Untuk memudahkan masyarakat dan mendorong perekonomian di pasar.
Sementara terkait penanggulangan narkoba, BHS menyebut bahwa upaya prefentif sangat penting dengan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan sebagainya. Pencegahan dilaksanakan di sekolah, kampus, serta berbagai komunitas yang ada.
"Kami juga akan libatkan RT-RW untuk pencegahan, kami berikan insentif. Kemudian kami rencanakan membentuk kampung tangguh bebas narkoba, dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat untuk mencegah peredaran narkoba," papar BHS.
(Baca juga: Pengguna Tol Gempol-Pandaan Heboh, Kobaran Api Lalap Ambulans Pengangkut Jenazah )
Kata dia, kreatifitas para pemuda, di bidang olahraga, fotografi, videografi, UMKM, seni, dan sebagainya difasilitasi dengan baik. Supaya generasi muda lebih aktif dan kreatif dalam hal positif. BHS-Taufiq juga mengajak masyarakat Sidoarjo untuk datang ke TPS 9 Desember nanti.
"Tetap malankan protokol kesehatan. Gunakan hak suara untuk memilih pemimpin yang baik, amanah, berpengalaman, dan terbukti kinerjanya, untuk Sidoarjo lebih baik," pungkasnya.
(eyt)
Lihat Juga :