1 Desember Diperingati Hari Kemerdekaan, Ini Respons Warga Papua

Selasa, 01 Desember 2020 - 01:15 WIB
loading...
1 Desember Diperingati...
Ketua Bamus Papua dan Papua Barat Willem Fans Ansanay. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Setiap 1 Desember diperingati sebagai Hari Proklamasi West Papua.Padahal dalam Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) 2 Agustus 1969, rakyat Papua memutuskan secara aklamasi bergabung dalam wilayah NKRI .

Menangapi hal ini, ketua Bamus Papua dan Papua Barat Willem Fans Ansanay menegaskan bahwa Pepera 2 Agustus 1969 itu sudah jelas wilayah negara Indonesja dari Sabang sampai Merauke. Bahkan secara pengakuan internasional masuk NKRI yang Hari Kemerdekaan 17 Agustus. (Baca juga: Boven Digoel Papua Memanas, Massa Ngamuk Bakar Rumah Wakil Bupati )

"Saya garis bawahi sudah clear (Papua masuk NKRI). Fakta sudah membuktikan tidak membuahkan hasilnya. Internasional sudah clear Papua masuk NKRI," kata Willem Frans Ansanay dalam diskusi secara virual bertema Ilusi 1 Desember, Senin (30/11/2020).

Kondisi sekarang kata dia, Pemerintah Pusat telah memberikan langkah tepat untuk mengubah Papua untuk lebih baik melalui Dana Otonomi Khusus. "Pemerintah telah memberikan lagkah sangat tepat bagi Papua dan telah menyetujui dana Otonomi Khusus bagi Papua," kata dia.

Ketua DPD Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua Ali Kabiay menambahkan soal 1 Desember yang merupakan Hari Kemerdekaan suatu mimpi belaka saja. Sebab, Papua sudah jelas masuk dipangkuan NKRI dan merdeka pada 17 Agustus. (Baca juga: Enam Warga Papua Ditetapkan Tersangka Makar Pasca Ricuh di Sorong )

"Tanggal 1 Desember itu suatu mimpi belaka sajam Karena kita sudah merdeka 17 Agustus. PBB sudah menyatakan Papua bagian dari Indonesia yang sah. Dalam membentuk negara bukan hal mudah dan tidak mudah membalikan telapak tangan," kata dia.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Dana Otsus Papua 2026...
Dana Otsus Papua 2026 Capai Rp12,69 Triliun, Wempi Wetipo: Saatnya Evaluasi Menyeluruh
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Ratusan Peserta Padati...
Ratusan Peserta Padati Nobar Pesta Babi di Sekretariat PMKRI Jakarta Pusat
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved