Tangis Bahagia Pecah di Papua, Saat Prajurit Kostrad Bantu Kelahiran Bayi Secara Darurat
Minggu, 29 November 2020 - 07:53 WIB
loading...
A
A
A
"Kami menerima laporan dari salah seorang warga Kampung Skouw, atas nama Bapak Demeterius Aom (43), menyebutkan istrinya tiba-tiba merasakan mulas yang sangat kuat dan air ketubannya pecah," ungkap Dansatgas Pamtas Indonesia-Papua Nugini, Mekanis Raider 413 Divif 2 Kostrad , Mayor Inf. Anggun Wuriyanto.
(Baca juga: Bandar Laut Besar Itu Bernama Pasuruan )
"Mendapat laporan itu, saya langsung perintahkan dokter satgas Lettu Ckm. Andrew Agung, untuk membantu persalinan. Ketika dokter tiba di kediaman Bapak Demeterius Aom, kondisi kepala bayi sebagian telah terlihat sehingga dengan cepat Dokter Satgas bersama tim kesehatan membantu proses persalinan," ucapnya.
Andrew Agung menyebutkan, persalinan darurat yang dilakukan bersama tim kesehatannya merupakan tindakan yang paling tepat. "Dengan peralatan kesehatan terbatas, kami lakukan persalinan di kediaman orang tua bayi, karena kondisinya tidak memungkinkan untuk dibawa ke Puskesmas yang jaraknya cukup jauh. Puji syukur putra kedua Bapak Demeterius Aom lahir dengan selamat dan sehat," jelas Agung.
(Baca juga: Bandar Laut Besar Itu Bernama Pasuruan )
"Mendapat laporan itu, saya langsung perintahkan dokter satgas Lettu Ckm. Andrew Agung, untuk membantu persalinan. Ketika dokter tiba di kediaman Bapak Demeterius Aom, kondisi kepala bayi sebagian telah terlihat sehingga dengan cepat Dokter Satgas bersama tim kesehatan membantu proses persalinan," ucapnya.
Andrew Agung menyebutkan, persalinan darurat yang dilakukan bersama tim kesehatannya merupakan tindakan yang paling tepat. "Dengan peralatan kesehatan terbatas, kami lakukan persalinan di kediaman orang tua bayi, karena kondisinya tidak memungkinkan untuk dibawa ke Puskesmas yang jaraknya cukup jauh. Puji syukur putra kedua Bapak Demeterius Aom lahir dengan selamat dan sehat," jelas Agung.
Lihat Juga :