Banding ke Pengadilan Tinggi, Pendeta Cabul Ini Justru Divonis 11 Tahun Penjara
Sabtu, 28 November 2020 - 20:06 WIB
loading...
A
A
A
Dalam SIPP itu disebutkan, terdakwa terbukti secara sah melakukan tindak pidana kekerasan, memaksa, membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan untuk melakukan cabul yang ada hubungannya sedemikian rupa. Sehingga harus dipandang sebagai satu perbuatan berlanjut.
(Baca juga: Diduga Simpanan Anggota DPRD Labuhanbatu Utara, Wanita Seksi Ini Turut Ditangkap Polisi )
Juru bicara keluarga korban, Bethania Thenu, membenarkan hasil putusan PT Jatim tersebut. Dia menyatakan, korban berharap kasus ini bisa jadi pembelajaran buat semua predator anak , apa pun alasannya.
"UU di negara kita melindungi anak-anak dibawah umur. Tidak ada alasan suka sama suka. Apalagi HL, adalah panutan untuk moralitas. Itu ( pencabulan ) adalah kejahatan yang luar biasa," katanya, Sabtu (28/11/2020).
Sementara itu, dalam putusan majelis hakim PN Surabaya disebutkan, Hanny Layantara , sejak tahun 2008 hingga tahun 2011 diduga telah melakukan perbuatan cabul kepada anak dari pengusaha di Surabaya.
(Baca juga: Diduga Simpanan Anggota DPRD Labuhanbatu Utara, Wanita Seksi Ini Turut Ditangkap Polisi )
Juru bicara keluarga korban, Bethania Thenu, membenarkan hasil putusan PT Jatim tersebut. Dia menyatakan, korban berharap kasus ini bisa jadi pembelajaran buat semua predator anak , apa pun alasannya.
"UU di negara kita melindungi anak-anak dibawah umur. Tidak ada alasan suka sama suka. Apalagi HL, adalah panutan untuk moralitas. Itu ( pencabulan ) adalah kejahatan yang luar biasa," katanya, Sabtu (28/11/2020).
Sementara itu, dalam putusan majelis hakim PN Surabaya disebutkan, Hanny Layantara , sejak tahun 2008 hingga tahun 2011 diduga telah melakukan perbuatan cabul kepada anak dari pengusaha di Surabaya.
Lihat Juga :