Kurva COVID-19 Naik, Pembelajaran Tatap Muka Januari Harus Dikaji Ulang
Jum'at, 27 November 2020 - 22:18 WIB
loading...
Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto memantau pelaksanaan protokol kesehatan COVID-19 di Salatiga, Jumat (27/11/2020). Foto/Ist
A
A
A
SALATIGA - Kurva angka COVID-19 di Jawa Tengah hingga saat ini masih menunjukkan peningkatan. Karena itu, DPRD Jawa Tengah meminta rencana pembelajaran tatap muka (PTM) yang akan dimulai pada Januari 2020 harus dikaji.
Ketua DPRD Jawa Tengah Bambang Kusriyanto mengatakan, kesehatan dan keselamatan pelajar lebih utama. Jadi alangkah baiknya jika pembelajaran tetap dilakukan secara daring (online) hingga kurva angka COVID-19 menurun dan landai.
(Baca juga: Ngaku Satgas COVID-19, Pasangan Ini Hipnotis 23 Korban dan Raup Rp150 Juta)
"Angka penyebaran COVID-19 di Jawa Tengah tinggi. Kami minta kebijakan pembelajaran tatap muka dimulai pada Januari 2021 dikaji ulang," kata Bambang Kusriyanto saat memantau penerepan protokol kesehatan COVID-19 di Salatiga, Jumat (27/11/2020).
(Baca juga: Disiksa Keji oleh Majikan di Malaysia, TKI asal Cirebon Dibiarkan Tidur di Teras)
Ketua DPRD Jawa Tengah Bambang Kusriyanto mengatakan, kesehatan dan keselamatan pelajar lebih utama. Jadi alangkah baiknya jika pembelajaran tetap dilakukan secara daring (online) hingga kurva angka COVID-19 menurun dan landai.
(Baca juga: Ngaku Satgas COVID-19, Pasangan Ini Hipnotis 23 Korban dan Raup Rp150 Juta)
"Angka penyebaran COVID-19 di Jawa Tengah tinggi. Kami minta kebijakan pembelajaran tatap muka dimulai pada Januari 2021 dikaji ulang," kata Bambang Kusriyanto saat memantau penerepan protokol kesehatan COVID-19 di Salatiga, Jumat (27/11/2020).
(Baca juga: Disiksa Keji oleh Majikan di Malaysia, TKI asal Cirebon Dibiarkan Tidur di Teras)
Lihat Juga :