Lapaknya Ditertibkan, PKL di Kota Mojokerto Minta Satpol PP Tak Tebang Pilih
Jum'at, 27 November 2020 - 14:20 WIB
loading...
A
A
A
Kendati mendapatkan perlawanan, petugas tetap melakukan penertiban. Sementara Furqon sendiri terus mengomel dan meminta Satpol PP untuk tegas menindak PKL lainnya yang selama ini dinilai aman dari penertiban. ”Itu ada pedagang dawet, tukang becak dan PKL lainnya yang juga menggunakan bahu jalan dan trotoar,” protesnya lagi.
(Baca juga: Diduga Korban Tawuran, Remaja Kerempeng Tewas dengan Luka Sekujur Tubuh )
Furqon mengaku, sudah lima tahun ini menjadi PKL dan berjualan gorengan di Jalan Panglima Sudirman. Ia menilai, ada banyak pedagang yang juga melanggar dan seharusnya ikut ditertibakan. ”Harus adil. Semua yang melanggar harus ditertibkan,” tuntutnya.
Sejauh ini, Kota Mojokerto memang kerap disibukkan dengan bermunculannya PKL di sejumlah jalur protokol, terutama di jalur pusat niaga. Meski sejauh ini pula, Pemkot Mojokerto telah melakukan relokasi ratusan PKL di beberapa titik, diantara PKL Alun-Alun dan PKL Joko Sambang. Mereka direlokasi ke sentra PKL di Jalan Benteng Pancasila.
(Baca juga: Diduga Korban Tawuran, Remaja Kerempeng Tewas dengan Luka Sekujur Tubuh )
Furqon mengaku, sudah lima tahun ini menjadi PKL dan berjualan gorengan di Jalan Panglima Sudirman. Ia menilai, ada banyak pedagang yang juga melanggar dan seharusnya ikut ditertibakan. ”Harus adil. Semua yang melanggar harus ditertibkan,” tuntutnya.
Sejauh ini, Kota Mojokerto memang kerap disibukkan dengan bermunculannya PKL di sejumlah jalur protokol, terutama di jalur pusat niaga. Meski sejauh ini pula, Pemkot Mojokerto telah melakukan relokasi ratusan PKL di beberapa titik, diantara PKL Alun-Alun dan PKL Joko Sambang. Mereka direlokasi ke sentra PKL di Jalan Benteng Pancasila.
Lihat Juga :