Lapaknya Ditertibkan, PKL di Kota Mojokerto Minta Satpol PP Tak Tebang Pilih
Jum'at, 27 November 2020 - 14:20 WIB
loading...
Petugas gabuangan menertibkan PKL di Jalan Panglima Sudirman dan sejumlah jalur protokol lainnya di Kota Mojokerto, Jumat (27/11/2020). SINDONews/Tritus Julan
A
A
A
MOJOKERTO - Penertiban pedagang kaki lima ( PKL ) di sejumlah jalur protokol Kota Mojokerto diwarnai protes dari pedagang. Salah satu pedagang menilai petugas Satpol PP tebang pilih dalam melakukan penertiban. Adu mulut pun terjadi antara petugas dan pedagang.
Penertiban PKL dilakukan petugas gabungan dari Satpol PP, TNI dan Polri, Jumat (27/11/2020). Petugas menyasar sejumlah jalur protokol, diantaranya Jalan Panglima Sudirman, Bhayangkara, Mojopahit, Residen Pamudji, Empunala, Jalan Niaga. Penertiban itu menyusul menjamurnya PKL yang membandel dengan menggunakan badan jalan dan trotoar.
(Baca juga: Sudah Patuhi Prokes, 15 Napi Lapas Blitar Masih Positif COVID-19 )
Saat melakukan penertiban di Jalan Panglima Sudirman (Pangsud), salah satu PKL melayangkan protes kepada petugas yang menyingkirkan rombong jualannya. Pedagang gorengan ini tak terima dan menilai petugas tebangpilih dalam melakukan penertiban.
”Kalau mau dibersihkan, silakan dibersihkan semuanya. Jangan saya saja. Ada banyak PKL lainnya di jalur ini yang selama ini aman-aman saja,” protes Furqon, salah satu pedagang dan sempat menghalang-halangi petugas yang melakukan penertiban.
Penertiban PKL dilakukan petugas gabungan dari Satpol PP, TNI dan Polri, Jumat (27/11/2020). Petugas menyasar sejumlah jalur protokol, diantaranya Jalan Panglima Sudirman, Bhayangkara, Mojopahit, Residen Pamudji, Empunala, Jalan Niaga. Penertiban itu menyusul menjamurnya PKL yang membandel dengan menggunakan badan jalan dan trotoar.
(Baca juga: Sudah Patuhi Prokes, 15 Napi Lapas Blitar Masih Positif COVID-19 )
Saat melakukan penertiban di Jalan Panglima Sudirman (Pangsud), salah satu PKL melayangkan protes kepada petugas yang menyingkirkan rombong jualannya. Pedagang gorengan ini tak terima dan menilai petugas tebangpilih dalam melakukan penertiban.
”Kalau mau dibersihkan, silakan dibersihkan semuanya. Jangan saya saja. Ada banyak PKL lainnya di jalur ini yang selama ini aman-aman saja,” protes Furqon, salah satu pedagang dan sempat menghalang-halangi petugas yang melakukan penertiban.
Lihat Juga :