Daging Babi yang Beredar di Bandung Dipasok dari Solo
Senin, 11 Mei 2020 - 16:09 WIB
loading...
Tersangka dan barang bukti daging babi dalam ekspos kasus di Mapolresta Bandung. Foto: SINDOnews/agus warsudi
A
A
A
BANDUNG - Daging babi yang beredar di Kabupaten Bandung ternyata dipasok dari Kota Solo, Jawa Tengah. Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan empat tersangka pengepul dan penjual yang kini diamankan Polresta Bandung.
Keempat tersangka yaitu Paino (46) warga Banjaran, Tuyadi (55) warga Sukabumi sebagai pengepul serta Andri Sudrajat (39), dan Asep Rahmat (38) sebagai pengecer.
"Mereka (keempat tersangka) sudah beroperasi selama tujuh bulan ini. Mereka mengedarkan daging babi di sejumlah pasar di tiga kecamatan, yaitu Banjaran, Baleendah, Majalaya," kata Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan saat ungkap kasus di Mapolresta Bandung, Soreang, Senin (11/5/2020).
Dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa Paino dan Tuyadi mendapat pasokan daging babi dari Kota Solo, Jawa Tengah. Mereka membeli dengan harga Rp45 ribu per kilogram. Keduanya lalu Paino dan Tuyadi menjual kembali daging babi itu kepada pengecer dengan harga Rp60 ribu per kg.
”Selanjutnya pengecer menjual daging tersebut ke masyarakat dengan harga antara Rp75 ribu sampai Rp90 ribu per kilogram," tutur Hendra.
Keempat tersangka yaitu Paino (46) warga Banjaran, Tuyadi (55) warga Sukabumi sebagai pengepul serta Andri Sudrajat (39), dan Asep Rahmat (38) sebagai pengecer.
"Mereka (keempat tersangka) sudah beroperasi selama tujuh bulan ini. Mereka mengedarkan daging babi di sejumlah pasar di tiga kecamatan, yaitu Banjaran, Baleendah, Majalaya," kata Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan saat ungkap kasus di Mapolresta Bandung, Soreang, Senin (11/5/2020).
Dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa Paino dan Tuyadi mendapat pasokan daging babi dari Kota Solo, Jawa Tengah. Mereka membeli dengan harga Rp45 ribu per kilogram. Keduanya lalu Paino dan Tuyadi menjual kembali daging babi itu kepada pengecer dengan harga Rp60 ribu per kg.
”Selanjutnya pengecer menjual daging tersebut ke masyarakat dengan harga antara Rp75 ribu sampai Rp90 ribu per kilogram," tutur Hendra.
Lihat Juga :