Wali Kota Palopo Tutup Pelatihan Manajemen Koperasi
Minggu, 22 November 2020 - 16:10 WIB
loading...
A
A
A
Ia menambahkan, meskipun kegiatan pelatihan ini sudah ditutup, tetapi ini belum selesai. "Besok kita tetap buka loket atau konter untuk menerima konseling-konseling dari pelaku usaha maupun pengurus koperasi ," jelasnya.
Pascapelatihan, para pelaku kolerasi menurutnya harus dituntun supaya pintar dan patuh terhadap aturan-aturan. Apalagi ke depan ada Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law) , yang pasti semua harus belajar beradaptasi bagaimana bisa mematuhi aturan tersebut.
Baca juga: Usai Ikuti Rapat Pengadaan Barang dan Jasa, Ini Harapan Judas Amir
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Palopo, Munasirah menyebutkan, tercatat ada 163 koperasi di Kota Palopo. Namun hasil pantauan pemerintah, hanya ada sekitar 74 koperasi yang aktif. 70 anggota koperasi yang aktif tersebut menjadi peserta dalam pelatihan ini.
Namun demikian, di akhir tahun 2020 ini, sejumlah pengurus koperasi yang tidak aktif sudah melaporkan diri ke pemerintah untuk kembali menjalankan usahanya dan beberapa pula laporan koperasi baru.
"Dinas Koperasi dan UKM selama ini melakukan komunikasi dengan para pelaku koperasi . Banyaknya tidak aktif koperasi di Kota Palopo menjadi salah satu alasan kami terus melakukan pembinaan utamanya koperasi yang masih berjalan saat ini agar tidak mengalami kegagalan seperti yang lain," kuncinya.
Pascapelatihan, para pelaku kolerasi menurutnya harus dituntun supaya pintar dan patuh terhadap aturan-aturan. Apalagi ke depan ada Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law) , yang pasti semua harus belajar beradaptasi bagaimana bisa mematuhi aturan tersebut.
Baca juga: Usai Ikuti Rapat Pengadaan Barang dan Jasa, Ini Harapan Judas Amir
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Palopo, Munasirah menyebutkan, tercatat ada 163 koperasi di Kota Palopo. Namun hasil pantauan pemerintah, hanya ada sekitar 74 koperasi yang aktif. 70 anggota koperasi yang aktif tersebut menjadi peserta dalam pelatihan ini.
Namun demikian, di akhir tahun 2020 ini, sejumlah pengurus koperasi yang tidak aktif sudah melaporkan diri ke pemerintah untuk kembali menjalankan usahanya dan beberapa pula laporan koperasi baru.
"Dinas Koperasi dan UKM selama ini melakukan komunikasi dengan para pelaku koperasi . Banyaknya tidak aktif koperasi di Kota Palopo menjadi salah satu alasan kami terus melakukan pembinaan utamanya koperasi yang masih berjalan saat ini agar tidak mengalami kegagalan seperti yang lain," kuncinya.
(luq)
Lihat Juga :