Wali Kota Palopo Tutup Pelatihan Manajemen Koperasi

Minggu, 22 November 2020 - 16:10 WIB
loading...
Wali Kota Palopo Tutup...
Wali Kota Palopo, HM Judas Amir (dua dari kiri) saat menghadiri kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas manajemen pelaku koperasi di Kota Palopo. Foto: SINDOnews/Chaeruddin
A A A
PALOPO - Wali Kota Palopo , HM Judas Amir menutup pelatihan peningkatan kapasitas manajemen pelaku koperasi di Kota Palopo tahun anggaran 2020, Minggu (22/11/2020). Pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari di aula Dinas Koperasi dan UKM.

Kepada peserta, Judas Amir mengingatkan bahwa tidak ada kata terpaksa untuk mengikuti pelatihan ini. Sebab, prinsip dan perilaku demikian bisa merusak pelaku UKM .

Suksesnya pelatihan ini lanjut Judas Amir, apabila para kader koperasi yang bergerak di bidang UKM mampu mengimplementasikan apa yang diperoleh selama pelatihan.

Baca juga: 70 Pelaku Koperasi di Kota Palopo Diberi Pelatihan Manajemen

"Mengelola koperasi bukan hal yang gampang. Koperasi tujuannya baik, apabila digunakan dengan baik. Apabila ada yang ingin mengurus koperasi , harus didata dengan baik, jangan asal mendata," ujarnya.

"Saya berharap kepada peserta pelatihan, ilmu yang didapatkan selama tiga hari harus diimplementasikan dan juga diajarkan kepada pengurus koperasi lainnya yang tidak sempat ikut di pelatihan ini," lanjutnya.

Saat membuka kegiatan ini, Wali Kota Palopo menyampaikan, koperasi merupakan salah satu pilar ekonomi bangsa yang menjalankan sistem gotong royong ,denganmemberikan jaminan kesejahteraan bersama bagi para pelaku koperasi .

Wali Kota Palopo dua periode ini juga menyebutkan, strategi perekonomian Indonesia ke depannya akan menempatkan koperasi menjadi salah satu pilar pembangunan.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Abdul Malik Faisal yang juga hadir sebagai narasumber menyampaikan, pelatihan manajemen ini merupakan program nasional dari Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.

Baca juga: FKJ Serahkan Hand Traktor ke Kelompok Tani Telluwanua

"Di Provinsi Sulawesi Selatan, 11 kabupaten dan kota yang mendapatkan program ini. Anggaran kegiatan ini bersumber dari pusat dalam bentuk DAK , sehingga harus dilakukan dan dilaksanakan,” kata Abdul Faisal.

"Tujuan kegiatan ini adalah menyiapkan pelaku usaha koperasi dan usaha mikro kecil punya daya saing," ujarnya.

Pemerintah berharap, para pelaku koperasi UKM memiliki kompetensi yang betul-betul bisa menciptakan suatu produk, baik itu jasa maupun produk yang bernilai barang, yang bisa memberikan peningkatan di Kota Palopo

"Kami bersyukur Wali Kota Palopo sangat mendukung dan memberi support yang luar biasa, mulai pembukaan sampai penutupan dan hari ini hadir memberikan pendampingan serta memberikan masukan-masukan untuk kami semua," ujarnya.

Ia menambahkan, meskipun kegiatan pelatihan ini sudah ditutup, tetapi ini belum selesai. "Besok kita tetap buka loket atau konter untuk menerima konseling-konseling dari pelaku usaha maupun pengurus koperasi ," jelasnya.

Pascapelatihan, para pelaku kolerasi menurutnya harus dituntun supaya pintar dan patuh terhadap aturan-aturan. Apalagi ke depan ada Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law) , yang pasti semua harus belajar beradaptasi bagaimana bisa mematuhi aturan tersebut.

Baca juga: Usai Ikuti Rapat Pengadaan Barang dan Jasa, Ini Harapan Judas Amir

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Palopo, Munasirah menyebutkan, tercatat ada 163 koperasi di Kota Palopo. Namun hasil pantauan pemerintah, hanya ada sekitar 74 koperasi yang aktif. 70 anggota koperasi yang aktif tersebut menjadi peserta dalam pelatihan ini.

Namun demikian, di akhir tahun 2020 ini, sejumlah pengurus koperasi yang tidak aktif sudah melaporkan diri ke pemerintah untuk kembali menjalankan usahanya dan beberapa pula laporan koperasi baru.

"Dinas Koperasi dan UKM selama ini melakukan komunikasi dengan para pelaku koperasi . Banyaknya tidak aktif koperasi di Kota Palopo menjadi salah satu alasan kami terus melakukan pembinaan utamanya koperasi yang masih berjalan saat ini agar tidak mengalami kegagalan seperti yang lain," kuncinya.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Kurikulum Koperasi Dorong...
Kurikulum Koperasi Dorong Koperasi Mahasiswa sebagai Inkubator Wirausaha
Perhimpunan BMT Indonesia...
Perhimpunan BMT Indonesia Lantik Pengurus Baru, Tekankan Pentingnya Tata Kelola
Siapkan Ojol Berkompeten,...
Siapkan Ojol Berkompeten, GOBER Community Bentuk Koperasi Khusus
Koperasi Bangun Tani...
Koperasi Bangun Tani Makmur: Harapan Baru dari Kampung Cirumput untuk Petani Hortikultura
200 Sumur Minyak Tua...
200 Sumur Minyak Tua Wonocolo Bojonegoro Bakal Dioptimalkan
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Hanya Resmikan 1.061 Kopdes: Saya Suka Angka 8
Prabowo Resmikan 1.061...
Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih, Minta Pejabat yang Absen Dicatat
Kunjungi Markas Habib...
Kunjungi Markas Habib Rizieq, Menkop Ferry Juliantono Dorong Dibentuknya Koperasi Pesantren
Rekomendasi
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Berita Terkini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved