Kuatkan Psikologis, Atur Mindset Positif
Sabtu, 21 November 2020 - 11:38 WIB
loading...
A
A
A
“Sampai vaksin resmi diberikan, Bapak Ibu harus tau apa yang mesti dilakukan untuk mencegah sebaran Covid-19, hingga diimplementasikan pada kampung tangguh. Kesehatan dan ekonomi harus imbang. Desa-desa yang sudah dibentuk tadi, menunjukkan itu semua. Sebenarnya Kampung Tangguh Semeru dibentuk bukan untuk Covid saja. Misal ada konflik di masyarakat, kita bisa duduk bersama. Jangan sampai ke ranah hukum apalagi pengadilan,” jelas Kapolresta Mojokerto.
Tjatur Edi Novianto Camat Gedeg dalam acara peresmian ini menyampaikan beberapa prestasi Kecamatan Gedeg, juga dalam penanganan Covid-19. Edy menyebut prosentase rumah tangga terdampak Covid-19 ada sekitar 54 persen, atau 11.000 lebih dari 20.000 lebih. Kabar baiknya, saat ini Kecamatan Gedeg sudah berstatus zona hijau (risiko terkendali) sebaran Covid-19.
“Kita mulai bangkit dengan berbagai bantuan dari daerah sampai Desember nanti. Untuk pencegahan Covid-19, kami meraih nomor 3 untuk stimulasi menciptakan kecamatan hijau. Saya berterima kasih pada semua, atas komitmmen bersama yang sudah dijalankan. Kecamatan Gedeg juga mewakili Kabupaten Mojokerto untuk lomba Zona Integritas (ZI) WBK WBBM tahun 2020,” ungkap Tjatur.
Sedangkan Tri Cahyo Harianto Camat Kemlagi, menyampaikan harapannya agar Kemlagi segera bebas dan pulih dari kasus konfirmasi Covid-19. Pihaknya secara kontinyu terus melakukan sosialisasi-sosialisasi pencegahan Covid-19 kepada masyarakat.
“Dari 20 desa, baru 4 desa yang resmi dibentuk sebagai kampung tangguh. Nah, selebihnya 16 desa kita resmikan hari ini. November ini, kami berdoa semoga jadi akhir penambahan kasus Covid wilayah kami. Kemlagi dari dua puskesmas yang ada, tercatat ada 83 kasus konfirm. Namun, dari 83 ini, 92 persen sudah sembuh. Secara masif, kami terus lakukan sosialisasi ke masyarakat utk pencegahan Covid,” jabar Camat Kemlagi.
Tjatur Edi Novianto Camat Gedeg dalam acara peresmian ini menyampaikan beberapa prestasi Kecamatan Gedeg, juga dalam penanganan Covid-19. Edy menyebut prosentase rumah tangga terdampak Covid-19 ada sekitar 54 persen, atau 11.000 lebih dari 20.000 lebih. Kabar baiknya, saat ini Kecamatan Gedeg sudah berstatus zona hijau (risiko terkendali) sebaran Covid-19.
“Kita mulai bangkit dengan berbagai bantuan dari daerah sampai Desember nanti. Untuk pencegahan Covid-19, kami meraih nomor 3 untuk stimulasi menciptakan kecamatan hijau. Saya berterima kasih pada semua, atas komitmmen bersama yang sudah dijalankan. Kecamatan Gedeg juga mewakili Kabupaten Mojokerto untuk lomba Zona Integritas (ZI) WBK WBBM tahun 2020,” ungkap Tjatur.
Sedangkan Tri Cahyo Harianto Camat Kemlagi, menyampaikan harapannya agar Kemlagi segera bebas dan pulih dari kasus konfirmasi Covid-19. Pihaknya secara kontinyu terus melakukan sosialisasi-sosialisasi pencegahan Covid-19 kepada masyarakat.
“Dari 20 desa, baru 4 desa yang resmi dibentuk sebagai kampung tangguh. Nah, selebihnya 16 desa kita resmikan hari ini. November ini, kami berdoa semoga jadi akhir penambahan kasus Covid wilayah kami. Kemlagi dari dua puskesmas yang ada, tercatat ada 83 kasus konfirm. Namun, dari 83 ini, 92 persen sudah sembuh. Secara masif, kami terus lakukan sosialisasi ke masyarakat utk pencegahan Covid,” jabar Camat Kemlagi.
(alf)
Lihat Juga :