Misteri Pusaka-pusaka Kerajaan Mataram yang Dibuat dari Batu Meteor
Minggu, 22 November 2020 - 05:07 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu sejatinya Indonesia punya daerah yang berhamparan batu meteor alias satam orang Belitung menamakannya. Batu Satam pertama kali ditemukan di Pulau Belitung di Desa Buding, Kecamatan Kelapa Kampit pada 1973. Batu ini ditemukan secara tidak sengaja oleh penambang timah beretnis China di kedalaman 50 meter
Salah satu pusaka Keraton Yogyakarta peninggalan Kerajaan Mataram Islam yang terkenal adalah Tombak Kanjeng Kiai Pleret . Senjata ini merupakan milik Raja Mataram Pertama yang bergelar Panembahan Senopati atau Danang Sutawijaya.
Tombak sepanjang 3.5 meter ini dipakai oleh Danang Sutawijaya dalam perang tanding melawan Bupati Jipang Panolan Arya Penangsang.
Dengan senjata inilah Danang Sutawijaya dapat melukai Arya Penangsang yang konon sakti mandraguna dan memiliki ilmu kebal. Sehingga akhirnya Arya Penangsang tewas. Selain itu ada juga pusaka Tombak Kanjeng Kiai Baru Klinting yang juga menjadi andalan Pusaka Kerajaan Mataram Islam.
Kehebatan Tombak Baru Klinting teruji saat dipakai abdi dalem Sultan Agung yang bernama Ki Nayadarma sang Lurah Kapedak berperang tanding melawan Adipati Pati Pragola II yang memberontak terhadap kekuasaan Mataram.
Salah satu pusaka Keraton Yogyakarta peninggalan Kerajaan Mataram Islam yang terkenal adalah Tombak Kanjeng Kiai Pleret . Senjata ini merupakan milik Raja Mataram Pertama yang bergelar Panembahan Senopati atau Danang Sutawijaya.
Tombak sepanjang 3.5 meter ini dipakai oleh Danang Sutawijaya dalam perang tanding melawan Bupati Jipang Panolan Arya Penangsang.
Dengan senjata inilah Danang Sutawijaya dapat melukai Arya Penangsang yang konon sakti mandraguna dan memiliki ilmu kebal. Sehingga akhirnya Arya Penangsang tewas. Selain itu ada juga pusaka Tombak Kanjeng Kiai Baru Klinting yang juga menjadi andalan Pusaka Kerajaan Mataram Islam.
Kehebatan Tombak Baru Klinting teruji saat dipakai abdi dalem Sultan Agung yang bernama Ki Nayadarma sang Lurah Kapedak berperang tanding melawan Adipati Pati Pragola II yang memberontak terhadap kekuasaan Mataram.
Lihat Juga :