Kritik Rizieq Shihab, Ketua MUI Kabupaten Malang: Ucapannya Bukan Cerminan Pendakwah
Sabtu, 21 November 2020 - 15:23 WIB
loading...
A
A
A
"Ini kan bahaya, kata-kata lonte itu kan bahasa kasar, di dalam Islam perintah agama, kalau mengajak harus yang maudidhotul hasanah (dakwah dengan ucapan yang baik dan bermanfaat bagi orang lain)," tuturnya.
Maka ketika seorang mubaligh ucapan dan ceramahnya hanya berisi dorongan-dorongan, yang membawa perpecahan dan ketidaknyamanan ke seluruh orang, maka bisa jadi dipertanyakan keulamaan atau ketokohannya.
"Ya harusnya (ulama, mubaligh , atau pendakwah) dengan ucapan yang bagus, dengan etika moral yang bagus, kalau hanya dorongan-dorongan untuk kepentingan lain, ini nggak membawa kedamaian, nggak membawa ke kenyamanan orang, bahkan bisa merusak persatuan dan kesatuan, ya nggak baik," tutupnya. (Baca juga: Tak Ada Kompromi, Satgas COVID-19 Bubarkan Paksa Lomba TikTok di Kota Parepare )
Sebelumnya ceramah Habib Rizieq Shihab dalam peringatan Maulid Nabi pada 14 November 2020 lalu membuat gempar. Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) ini menyebut kata lonte, namun Rizieq Shihab tak menyebut siapa sebutan lonte yang dimaksudnya.
Maka ketika seorang mubaligh ucapan dan ceramahnya hanya berisi dorongan-dorongan, yang membawa perpecahan dan ketidaknyamanan ke seluruh orang, maka bisa jadi dipertanyakan keulamaan atau ketokohannya.
"Ya harusnya (ulama, mubaligh , atau pendakwah) dengan ucapan yang bagus, dengan etika moral yang bagus, kalau hanya dorongan-dorongan untuk kepentingan lain, ini nggak membawa kedamaian, nggak membawa ke kenyamanan orang, bahkan bisa merusak persatuan dan kesatuan, ya nggak baik," tutupnya. (Baca juga: Tak Ada Kompromi, Satgas COVID-19 Bubarkan Paksa Lomba TikTok di Kota Parepare )
Sebelumnya ceramah Habib Rizieq Shihab dalam peringatan Maulid Nabi pada 14 November 2020 lalu membuat gempar. Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) ini menyebut kata lonte, namun Rizieq Shihab tak menyebut siapa sebutan lonte yang dimaksudnya.
(eyt)
Lihat Juga :