Malam Ini, Debat II Pilkada Medan Akan Mengulas Peningkatan Pelayanan Publik dan Persoalan Daerah
Sabtu, 21 November 2020 - 13:58 WIB
loading...
A
A
A
"Karenanya, kami mengundang Lo kedua pasangan calon peserta Pilkada Medan yakni pasangan nomor urut 1, Akhyar Nasution-Salman Alfarisi dan nomor 2, M Bobby Afif Nasution-Aulia Rachman agar mereka memahami langsung langkah-langkah debat kandidat itu," ungkapnya. BACA JUGA : Jebol Gawang AC Milan Jadi Kemenangan Indah Ricky Yacobi
Seperti sebelumnya, kata Zefrizal, debat ini nantinya akan berlangsung dalam enam segmen. Dengan pendahuluan, penyampaian visi misi, pendalaman visi misi, tanya jawab dan sanggahan dari masing-masing paslon, dan penutupan.
Adapun materi debat, lanjutnya, antara lain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota dan provinsi dengan nasional serta memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kebangsaan.
Selain itu, kedua paslon juga akan diminta pandangannya terkait membuat kebijakan dan strategi penanganan, pencegahan dan pengendalian COVID-19. Seluruh peserta, paparnya, diwajibkan mematuhi protokol kesehatan COVID-19. BACA JUGA : BACA JUGA : Muslim AS Serukan Investigasi Skandal MuslimPro
Sedangkan para undangan tidak diperbolehkan membawa alat peraga atau atribut kampanye, meneriakkan yel-yel atau bentuk dukungan kepada paslon tertentu yang dapat mengganggu ketertiban acara debat serta melakukan intimidasi melalui ucapan atau tindakan.
Seperti sebelumnya, kata Zefrizal, debat ini nantinya akan berlangsung dalam enam segmen. Dengan pendahuluan, penyampaian visi misi, pendalaman visi misi, tanya jawab dan sanggahan dari masing-masing paslon, dan penutupan.
Adapun materi debat, lanjutnya, antara lain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota dan provinsi dengan nasional serta memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kebangsaan.
Selain itu, kedua paslon juga akan diminta pandangannya terkait membuat kebijakan dan strategi penanganan, pencegahan dan pengendalian COVID-19. Seluruh peserta, paparnya, diwajibkan mematuhi protokol kesehatan COVID-19. BACA JUGA : BACA JUGA : Muslim AS Serukan Investigasi Skandal MuslimPro
Sedangkan para undangan tidak diperbolehkan membawa alat peraga atau atribut kampanye, meneriakkan yel-yel atau bentuk dukungan kepada paslon tertentu yang dapat mengganggu ketertiban acara debat serta melakukan intimidasi melalui ucapan atau tindakan.
(zai)
Lihat Juga :