Ini Solusi Bagi yang Ingin Menikah pada Masa Pandemi COVID-19
Jum'at, 20 November 2020 - 23:09 WIB
loading...
Ini Solusi Bagi yang Ingin Menikah pada Masa Pandemi COVID-19. Fto/Ist
A
A
A
YOGYAKARTA - Tata rias tradisional sudah bukan hal yang kuno atau ketinggalan zaman lagi. Karena kini banyak penata rias tradisional yang mampu menyelaraskan sesuai selera pasar namun tetap bisa bercirikan khas tradisional.
Biasanya acara yang paling kental dengan tata rias tradisional adalah acara pernikahan, mulai dari foto pre wedding, pernikahan adat berlangsung, sampai resepsi. Kedua pasangan memakai busana hingga tata rias tradisional, namun seringnya calon pengantin bingung untuk menentukan rias pengantin maupun busana mana yang cocok untuk mereka di hari pernikahan mereka. (Baca juga: Perang Pasola, Uji Nyali Lelaki Pemberani )
Hal ini menjadi peluang yang menjanjikan seperti yang dilakukan Fitri Liza owner Sanggar Liza. (Baca juga: Leprid Anugerahi Didi Kempot Sebagai Maestro Pop Jawa dan Campursari )
Sanggar Liza merupakan sanggar tata rias dan tata busana tradisional yang berdiri sejak tahun 1978. Pada awalnya sanggar ini merupakan salon kecantikan wajah dan rambut dan kini berkembang menjadi sanggar tata rias, sanggar tata busana, photography, upacara adat, kursus tata rias dan cafe, sesuai dengan visi sanggar tersebut yaitu menjadi perusahaan One Stop Wedding Service.
“Inovasi, kreativitas dan profesionalisme merupakan salah satu kiat kami dalam menarik pelanggan. Sehingga konsumen yang telah dilayani mencapai ribuan pasangan dengan harga penawaran paket yang beragam yang ditawarkan kepada konsumen bersifat customisasi (disesuaikan),” kata Pemilik Sanggar Liza, Fitri Liza, Jumat (20/11/2020).
Biasanya acara yang paling kental dengan tata rias tradisional adalah acara pernikahan, mulai dari foto pre wedding, pernikahan adat berlangsung, sampai resepsi. Kedua pasangan memakai busana hingga tata rias tradisional, namun seringnya calon pengantin bingung untuk menentukan rias pengantin maupun busana mana yang cocok untuk mereka di hari pernikahan mereka. (Baca juga: Perang Pasola, Uji Nyali Lelaki Pemberani )
Hal ini menjadi peluang yang menjanjikan seperti yang dilakukan Fitri Liza owner Sanggar Liza. (Baca juga: Leprid Anugerahi Didi Kempot Sebagai Maestro Pop Jawa dan Campursari )
Sanggar Liza merupakan sanggar tata rias dan tata busana tradisional yang berdiri sejak tahun 1978. Pada awalnya sanggar ini merupakan salon kecantikan wajah dan rambut dan kini berkembang menjadi sanggar tata rias, sanggar tata busana, photography, upacara adat, kursus tata rias dan cafe, sesuai dengan visi sanggar tersebut yaitu menjadi perusahaan One Stop Wedding Service.
“Inovasi, kreativitas dan profesionalisme merupakan salah satu kiat kami dalam menarik pelanggan. Sehingga konsumen yang telah dilayani mencapai ribuan pasangan dengan harga penawaran paket yang beragam yang ditawarkan kepada konsumen bersifat customisasi (disesuaikan),” kata Pemilik Sanggar Liza, Fitri Liza, Jumat (20/11/2020).
Lihat Juga :