Sri Sultan HB X: Mangasah Mingising Budi, Memasuh Malaning Bumi
Kamis, 16 April 2020 - 12:01 WIB
loading...
Sri Sultan HB X kembali mengingatkan warganya terkait pandemi virus corona (COVID-19) dengan menyampaikan pesan Mangasah Mingising Budi, Memasuh Malaning Bumi. Foto/Humas Pemda DIY
A
A
A
YOGYAKARTA - Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X kembali mengingatkan warganya terkait pandemi virus corona (COVID-19). Raja Keraton Yogyakarta itu menyampaikan pesan Mangasah Mingising Budi, Memasuh Malaning Bumi.
Pesan Mangasah Mingising Budi, Memasuh Malaning Bumi disampaikan pada Selasa (14/4/2020). Dalam pesan ini Sri Sultan HB X bermaksud memberikan pengertian bahwa masyarakat tidak boleh egois, ilmu yg tinggi akan sangat berarti jika dapat diterapkan dan berguna bagi masyarakat lain. Dan gotong royong merupakan modal sosial terbesar rakyat Yogyakarta untuk menghadapi pandemi ini. (Baca juga: Kemendagri Minta Pemda Serius Tangani Wabah Virus Corona)
Mangasah Mingising Budi, Memasuh Malaning Bumi sejatinya adalah dwitunggal-relasional yang menggambarkan keterkaitan antara kesejahteraan, ilmu pengetahuan sekaligus upaya menghargai alam serta lingkungan sekitar kita. Dalam kehidupannya, manusia tentu menginginkan kesejahteraan dan kesentosaan hidup, seperti yang tercermin dalam sesanti “Gemah Ripah Loh Jinawi, Tata Tentrem Karta Raharja”.
Sebuah kesejahteraan hakiki, akan dapat diraih oleh manusia apabila mampu melewati segala coba dari Yang Maha Kuasa. Seperti halnya saat ini, ketika wabah virus corona menjadi ujian bersama bagi manusia di seluruh dunia. Dapat dianggap sebagai sebuah pagebluk. Di sinilah konsep Mangasah Mingising Budi dan Memasuh Malaning Bumi benar-benar dapat menjadi obat jiwa dan hati dalam menghadapi pagebluk virus corona ini.
Di dunia memang banyak para cerdik pandai, dan beberapa berupaya mencapai tataran Mangasah Mingising Budi di mana mensyaratkan sebuah pitutur atau nasihat, bahwa setinggi apapun ilmu tak akan bermanfaat apabila tidak diamalkan. Ilmu harus diberikan sentuhan rasa, agar menjadi dwitunggal Ideal, yaitu ilmu dan ngelmu.
Pesan Mangasah Mingising Budi, Memasuh Malaning Bumi disampaikan pada Selasa (14/4/2020). Dalam pesan ini Sri Sultan HB X bermaksud memberikan pengertian bahwa masyarakat tidak boleh egois, ilmu yg tinggi akan sangat berarti jika dapat diterapkan dan berguna bagi masyarakat lain. Dan gotong royong merupakan modal sosial terbesar rakyat Yogyakarta untuk menghadapi pandemi ini. (Baca juga: Kemendagri Minta Pemda Serius Tangani Wabah Virus Corona)
Mangasah Mingising Budi, Memasuh Malaning Bumi sejatinya adalah dwitunggal-relasional yang menggambarkan keterkaitan antara kesejahteraan, ilmu pengetahuan sekaligus upaya menghargai alam serta lingkungan sekitar kita. Dalam kehidupannya, manusia tentu menginginkan kesejahteraan dan kesentosaan hidup, seperti yang tercermin dalam sesanti “Gemah Ripah Loh Jinawi, Tata Tentrem Karta Raharja”.
Sebuah kesejahteraan hakiki, akan dapat diraih oleh manusia apabila mampu melewati segala coba dari Yang Maha Kuasa. Seperti halnya saat ini, ketika wabah virus corona menjadi ujian bersama bagi manusia di seluruh dunia. Dapat dianggap sebagai sebuah pagebluk. Di sinilah konsep Mangasah Mingising Budi dan Memasuh Malaning Bumi benar-benar dapat menjadi obat jiwa dan hati dalam menghadapi pagebluk virus corona ini.
Di dunia memang banyak para cerdik pandai, dan beberapa berupaya mencapai tataran Mangasah Mingising Budi di mana mensyaratkan sebuah pitutur atau nasihat, bahwa setinggi apapun ilmu tak akan bermanfaat apabila tidak diamalkan. Ilmu harus diberikan sentuhan rasa, agar menjadi dwitunggal Ideal, yaitu ilmu dan ngelmu.
Lihat Juga :