Resmi Dilantik, Ini Empat Program Andalan Ketua Umum Kadin Jatim
Jum'at, 20 November 2020 - 17:33 WIB
loading...
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menghadiri pelantikan pengurus Kadin Jatim periode 2019-2024
A
A
A
SURABAYA - Jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri ( Kadin ) Jawa Timur (Jatim) periode 2019-2024 resmi dilantik oleh Kadin Indonesia pada Jumat (20/11/2020) di Graha Kadin Jatim Surabaya. Sebelumnya, pelantikan sempat tertunda akibat pandemi COVID-19.
Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto mengatakan, dalam masa kepemimpinannya, setidaknya ada empat program prioritas. Pertama, peningkatan kinerja perdagangan. Ekspor antar provinsi, khususnya untuk Indonesia bagian Timur akan terus ditingkatkan. Kedua, peningkatan kinerja pariwisata Jatim. (Baca juga: Sudah Enam Kepala Daerah di Pulau Jawa Terinfeksi COVID-19 )
“Untuk merealisasikannya, kami bekerjasama dengan Badan Pengembangan Pariwisata Daerah Jatim. Ini akan terus ditingkatkan agar Pariwisata Jawa Timur dapat segera pulih,” katanya.
Program ketiga adalah peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan menggandeng Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi (BKSP Jatim). Lalu mengembangkan peran Kadin Institute sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK). Sedangkan program keempat adalah peningkatan investasi. (Baca juga: Atribut FPI Dibersihkan TNI, Ansor NU Blitar : TNI Sudah Gregetan )
“Kadin Jatim sebagai salah satu pintu masuk investasi, menerima kunjungan delegasi pengusaha Luar Negeri dengan jejaring Kadin (chambers of commerce and Industry),” ujar Adik.
Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto mengatakan, dalam masa kepemimpinannya, setidaknya ada empat program prioritas. Pertama, peningkatan kinerja perdagangan. Ekspor antar provinsi, khususnya untuk Indonesia bagian Timur akan terus ditingkatkan. Kedua, peningkatan kinerja pariwisata Jatim. (Baca juga: Sudah Enam Kepala Daerah di Pulau Jawa Terinfeksi COVID-19 )
“Untuk merealisasikannya, kami bekerjasama dengan Badan Pengembangan Pariwisata Daerah Jatim. Ini akan terus ditingkatkan agar Pariwisata Jawa Timur dapat segera pulih,” katanya.
Program ketiga adalah peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan menggandeng Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi (BKSP Jatim). Lalu mengembangkan peran Kadin Institute sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK). Sedangkan program keempat adalah peningkatan investasi. (Baca juga: Atribut FPI Dibersihkan TNI, Ansor NU Blitar : TNI Sudah Gregetan )
“Kadin Jatim sebagai salah satu pintu masuk investasi, menerima kunjungan delegasi pengusaha Luar Negeri dengan jejaring Kadin (chambers of commerce and Industry),” ujar Adik.
Lihat Juga :