Resmi Dilantik, Ini Empat Program Andalan Ketua Umum Kadin Jatim

loading...
Resmi Dilantik, Ini Empat Program Andalan Ketua Umum Kadin Jatim
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menghadiri pelantikan pengurus Kadin Jatim periode 2019-2024
SURABAYA - Jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur (Jatim) periode 2019-2024 resmi dilantik oleh Kadin Indonesia pada Jumat (20/11/2020) di Graha Kadin Jatim Surabaya. Sebelumnya, pelantikan sempat tertunda akibat pandemi COVID-19.

Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto mengatakan, dalam masa kepemimpinannya, setidaknya ada empat program prioritas. Pertama, peningkatan kinerja perdagangan. Ekspor antar provinsi, khususnya untuk Indonesia bagian Timur akan terus ditingkatkan. Kedua, peningkatan kinerja pariwisata Jatim. (Baca juga:Sudah Enam Kepala Daerah di Pulau Jawa Terinfeksi COVID-19)

“Untuk merealisasikannya, kami bekerjasama dengan Badan Pengembangan Pariwisata Daerah Jatim. Ini akan terus ditingkatkan agar Pariwisata Jawa Timur dapat segera pulih,” katanya.

Program ketiga adalah peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan menggandeng Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi (BKSP Jatim). Lalu mengembangkan peran Kadin Institute sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK). Sedangkan program keempat adalah peningkatan investasi. (Baca juga:Atribut FPI Dibersihkan TNI, Ansor NU Blitar : TNI Sudah Gregetan)



“Kadin Jatim sebagai salah satu pintu masuk investasi, menerima kunjungan delegasi pengusaha Luar Negeri dengan jejaring Kadin (chambers of commerce and Industry),” ujar Adik.

Disisi lain Adik berharap agar Pemprov Jatim terus meningkatkan sinergi dengan para pengusaha. Meski pertumbuhan ekonomi Jatim lebih baik dibanding pertumbuhan ekonomi nasional, namun masih diperlukan langkah-langkah strategis lainnya.

“Harus dikembangkan jurus-jurus yang lebih berpihak kepada dunia usaha dan disertai regulasi-regulasi yang lebih pro bisnis," tegasnya.



Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang hadir dalam pelantikan ini memastikan akan memperkuat jalinan sinergi Kadin Jatim. Saat ini, kata dia, Pemprov Jatim membutuhkan suntikan energi dari seluruh elemen.

“Hari ini kita membutuhkan kerja ekstra ordinary, kalau kerja ekstra ordinary ini dikerjakan bersama-sama, maka tidak terasa berat. Banyak pikiran yang inovatif akan memberikan penguatan untuk bisa bekerja lebih cepat dan lebih terukur," tegas Khofifah
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top