Di Tengah Pandemi COVID-19, Pakuwon Group Resmikan Mal Baru
Jum'at, 20 November 2020 - 13:57 WIB
loading...
A
A
A
“Mal ini mengusung konsep dine in (makan di tempat) mall. Jadi orang-orang kesini untuk nongkrong. Bisa juga untuk mengisi liburan,” katanya usai pembukaan Pakuwon City Mall, Jumat (20/11/2020).(Baca juga: Tingkatkan Pelayanan, Gubernur Khofifah Luncurkan 3 Aplikasi Sekaligus )
Sutandi menambahkan, saat ini secara umum tingkat kunjungan masyarakat ke mall berangsur pulih. Pada April lalu, tingkat kunjungan orang ke mall hanya mencapai 10%. Pada Agustus lalu naik dikisaran 70%. Sedangkan pada November ini, sudah mencapai 80%.
“Yang penting pengelola mall harus mampu meyakinkan pada pengunjung bahwa, datang ke mall itu aman. Artinya, protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat,” tandas Sutandi.
Sementara itu, Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto mengatakan, proyek-proyek mall baru di Surabaya saat ini terkonsentrasi di wilayah barat dan timur. Ini sejalan dengan pertumbuhan pembangunan perumahan yang cepat dan ketersediaan land bank di kedua wilayah tersebut.
Bahkan, dia memprediksi, pembangunan pusat perbelanjaan baru di Surabaya akan terus tumbuh hingga tahun 2026. “Penggerak permintaan utama untuk ruang ritel, masih didominasi oleh fashion, kecantikan, kesehatan, dan kuliner,” katanya.
Sutandi menambahkan, saat ini secara umum tingkat kunjungan masyarakat ke mall berangsur pulih. Pada April lalu, tingkat kunjungan orang ke mall hanya mencapai 10%. Pada Agustus lalu naik dikisaran 70%. Sedangkan pada November ini, sudah mencapai 80%.
“Yang penting pengelola mall harus mampu meyakinkan pada pengunjung bahwa, datang ke mall itu aman. Artinya, protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat,” tandas Sutandi.
Sementara itu, Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto mengatakan, proyek-proyek mall baru di Surabaya saat ini terkonsentrasi di wilayah barat dan timur. Ini sejalan dengan pertumbuhan pembangunan perumahan yang cepat dan ketersediaan land bank di kedua wilayah tersebut.
Bahkan, dia memprediksi, pembangunan pusat perbelanjaan baru di Surabaya akan terus tumbuh hingga tahun 2026. “Penggerak permintaan utama untuk ruang ritel, masih didominasi oleh fashion, kecantikan, kesehatan, dan kuliner,” katanya.
(msd)
Lihat Juga :