Merapi Siaga, Pengungsi di Muntilan Butuh Bantuan Logistik
Jum'at, 20 November 2020 - 02:24 WIB
loading...
A
A
A
Berkaca pada tahun 2010, di mana warga dievakuasi saat Merapi erupsi, kali ini Joko dan timnya berharap persiapan kantung-kantung pengungsian Merapi lebih dipersiapkan dan terorganisasi. Apalagi, tantangan yang dihadapi bukan cuma Merapi , melainkan pula pandemi virus corona.
"Sejauh ini kendala yang kami hadapi seperti drainase dapur umum, masih kurang baik sehingga di lapangan masih banyak yang becek." kata Joko. (Baca juga: Toko Parfum di Kediri Ludes Dilalap Api, Pemilik Rugi Ratusan Juta )
Selain bergarap uluran tangan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, Joko bersama LPM Palguna juga menggalang donasi untuk pengungsi Merapi i. Sejauh ini, dana yang telah terkumpul telah mereka belanjakan keperluan logistik dan alat komunikasi sebesar Rp12,5 juta.
Dalam rentang waktu 12 jam terakhir, terdapat 17 gempa guguran dengan amplitudo antara 3-65 mm dengan durasi 13-122 detik. Begitu juga dengan gempa embusan tercatat enam kali, gempa fase sebanyak 44 kali, dan gempa vulkanik dangkal sebanyak sembilan kali.
"Sejauh ini kendala yang kami hadapi seperti drainase dapur umum, masih kurang baik sehingga di lapangan masih banyak yang becek." kata Joko. (Baca juga: Toko Parfum di Kediri Ludes Dilalap Api, Pemilik Rugi Ratusan Juta )
Selain bergarap uluran tangan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, Joko bersama LPM Palguna juga menggalang donasi untuk pengungsi Merapi i. Sejauh ini, dana yang telah terkumpul telah mereka belanjakan keperluan logistik dan alat komunikasi sebesar Rp12,5 juta.
Dalam rentang waktu 12 jam terakhir, terdapat 17 gempa guguran dengan amplitudo antara 3-65 mm dengan durasi 13-122 detik. Begitu juga dengan gempa embusan tercatat enam kali, gempa fase sebanyak 44 kali, dan gempa vulkanik dangkal sebanyak sembilan kali.
(eyt)
Lihat Juga :