Sambal Produk UMKM Surabaya Ini Tembus Pasar AS dan New Zealand
Rabu, 18 November 2020 - 18:21 WIB
loading...
A
A
A
Edustore UKM Dede Satoe ini merupakan salah satu karya hibah pengabdian yang diperoleh tim Ubaya dari Kemenristek/BRIN dalam skema Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD). Toko ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi serta melakukan transaksi penjualan, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk setiap pengunjung sekaligus pemberdayaan masyarakat sekitar.
Adanya Edustore membuat pengunjung maupun masyarakat menjadi lebih percaya pada kualitas produk dengan mengetahui proses pembuatan secara langsung yang mengutamakan kemanan pangan.
Ketua Tim PPUD Ubaya, Yenny Sugiarti menjelaskan, sasaran dari Edustore ini adalah siswa, mahasiswa, warga sekitar terutama ibu-ibu, pemilik UKM dan startup business yang ingin belajar kewirausahaan. Dengan adanya Edustore, pengunjung diberi informasi bagaimana cara berwirausaha, menjalankan bisnis mulai dari awal, hingga berkembang sampai menuju pasar ekspor.(Baca juga: Cegah Kerumunan, Ini Aturan Ketat di Debat Terbuka Sesi Kedua )
Dosen Fakultas Bisnis dan Ekonomika Ubaya melanjutkan, bahwa program ini juga menyediakan pengalaman kunjungan onsite yaitu Edustore Trip. Adanya paket Edustore Trip ini agar pengalaman pemilik UKM dalam menjalankan dan mengembangkan bisnisnya dapat ditularkan kepada mahasiswa yang ingin belajar start-up atau pemberdayaan wanita untuk mampu berwirausaha.
"Edustore juga akan menampung produk-produk dari berbagai UKM sekitar yang belum memiliki toko penjualan offline sehingga nantinya bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas," katanya. Edustore dibuka setiap hari untuk umum agar pengunjung dapat berbelanja sesuai kebutuhannya.
Adanya Edustore membuat pengunjung maupun masyarakat menjadi lebih percaya pada kualitas produk dengan mengetahui proses pembuatan secara langsung yang mengutamakan kemanan pangan.
Ketua Tim PPUD Ubaya, Yenny Sugiarti menjelaskan, sasaran dari Edustore ini adalah siswa, mahasiswa, warga sekitar terutama ibu-ibu, pemilik UKM dan startup business yang ingin belajar kewirausahaan. Dengan adanya Edustore, pengunjung diberi informasi bagaimana cara berwirausaha, menjalankan bisnis mulai dari awal, hingga berkembang sampai menuju pasar ekspor.(Baca juga: Cegah Kerumunan, Ini Aturan Ketat di Debat Terbuka Sesi Kedua )
Dosen Fakultas Bisnis dan Ekonomika Ubaya melanjutkan, bahwa program ini juga menyediakan pengalaman kunjungan onsite yaitu Edustore Trip. Adanya paket Edustore Trip ini agar pengalaman pemilik UKM dalam menjalankan dan mengembangkan bisnisnya dapat ditularkan kepada mahasiswa yang ingin belajar start-up atau pemberdayaan wanita untuk mampu berwirausaha.
"Edustore juga akan menampung produk-produk dari berbagai UKM sekitar yang belum memiliki toko penjualan offline sehingga nantinya bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas," katanya. Edustore dibuka setiap hari untuk umum agar pengunjung dapat berbelanja sesuai kebutuhannya.
(msd)
Lihat Juga :