Soal Tahura di Sinjai, Begini Kata Konsultan Perencanan
Selasa, 17 November 2020 - 23:43 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga membeberkan pada saat dirinya menjadi konsultan pengawas di wilayah Kecamatan Sinjai Borong di Tahun 2017 itu tidak ada yang melakukan protes terkait hal itu. Padahal dimulainya pembangunan di tahun itu juga.
"Kalau kemudian sekarang ada protes, kenapa di tahun 2020 dimana semua lesensi aturan undang-undang kemudian ada. Pemerintah tidak akan mungkin membangun di sana kalau tidak ada aturan yang di keluarkan oleh Kementerian," jelasnya.
Baca Juga: Kecewa, Warga Desa Polewali Sinjai Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan
Pada saat terbukanya proyek di tahun 2017 konsultan pengawas dan perencana, disebutkan Saktiawan adalah Fandi yang juga sebagai Juru Bicara Aliansi Tahura Menggungat (ATM).
"Pada tahun 2017 yang notabene juga ada pembangunan kenapa tidak ada yang protes, kenapa baru sekarang. Ini kan namanya Menepuk air di dulang, terpercik di muka sendiri. Yang pelaksana di sana pada tahun 2017 kan yang sering berteriak menolak," tambah Sakti.
"Kalau kemudian sekarang ada protes, kenapa di tahun 2020 dimana semua lesensi aturan undang-undang kemudian ada. Pemerintah tidak akan mungkin membangun di sana kalau tidak ada aturan yang di keluarkan oleh Kementerian," jelasnya.
Baca Juga: Kecewa, Warga Desa Polewali Sinjai Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan
Pada saat terbukanya proyek di tahun 2017 konsultan pengawas dan perencana, disebutkan Saktiawan adalah Fandi yang juga sebagai Juru Bicara Aliansi Tahura Menggungat (ATM).
"Pada tahun 2017 yang notabene juga ada pembangunan kenapa tidak ada yang protes, kenapa baru sekarang. Ini kan namanya Menepuk air di dulang, terpercik di muka sendiri. Yang pelaksana di sana pada tahun 2017 kan yang sering berteriak menolak," tambah Sakti.
Lihat Juga :